SOLOBALAPAN.COM – Indonesia tak pernah kehabisan sosok inspiratif dari dunia sepak bola.
Dani Suryadi, pelatih asal Bandung, memiliki kisah mengagumkan karena sudah bertahan di klub Italia, Como 1907 (klub milik Djarum Group), selama tiga tahun dan kini sukses menjabat sebagai Video Analis.
Dani Suryadi adalah satu dari dua pelatih Indonesia yang mendapat kesempatan menimba ilmu ke Italia, bersama Kurniawan Dwi Yulianto (yang pamit awal 2025).
Dani awalnya bertugas sebagai staf pelatih di tim akademi Como 1907, namun ia terus mengembangkan dirinya dan kini fokus pada peran penting sebagai Video Analis.
“Ciao, saya Dani Suryadi. Saya seorang analis di klub Como 1907. Pertama kali saya datang ke sini, saya ditugaskan untuk menjadi asisten pelatih,” kata Dani dalam Instagram Como 1907, Sabtu (1/11/2025).
Peran Krusial Sport Science di Eropa
Dani mengaku pekerjaannya sebagai Video Analis mungkin terasa asing di Indonesia, tetapi di Eropa, peran ini sangat krusial dan merupakan kewajiban bagi setiap klub yang percaya terhadap sport science.
“Memasuki tahun ketiga, semakin banyak hal yang baru. Hal-hal yang saya kira tidak banyak saya dapatkan di Indonesia,” tambahnya.
Dani pernah dipercaya menjadi Video Analis tim wanita Como 1907 (yang berkompetisi di kasta keempat Liga Italia). Ia menjelaskan pentingnya analisis data mikro:
“Saya kira di tanah air, belum banyak yang melakukan data analisis atau analisis secara mikro atau sangat detail terkait statistik, (tapi) di Eropa ini menjadi hal yang lumrah dan suatu kewajiban untuk sebuah klub percaya terhadap sport science,” terang Dani.
Fokus Menganalisis Pemain dan Youth Development
Sebagai Video Analis, Dani fokus menganalisis performa pemain secara individu untuk youth development (pengembangan pemain muda).
“Di musim ini saya fokus untuk menganalisa pemain secara individu pemain Como di usia 17 dan 19 maupun pemain yang kita incar atau pemain yang layak bergabung untuk youth development,” tutur Dani.
Dengan bantuan data dari Stats Bomb, Dani mempersiapkan video analisis yang didiskusikan bersama kepala pelatih untuk mengetahui progres, kekurangan, dan potensi perkembangan jangka panjang setiap pemain. (dam)
Editor : Damianus Bram