Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Persebaya Krisis Lini Belakang Jelang Lawan Persis Solo, 3 Pilar Utama Absen Bersamaan

Damianus Bram • Kamis, 30 Oktober 2025 | 23:36 WIB
Aksi bek Persebaya, Leo Lelis (kiri) saat menghadapi Persija Jakarta di GBT.
Aksi bek Persebaya, Leo Lelis (kiri) saat menghadapi Persija Jakarta di GBT.

SOLOBALAPAN.COM – Persebaya Surabaya benar-benar sedang menghadapi periode sulit.

Usai gagal menang dalam tiga laga terakhir, kini lini belakang Green Force justru digerogoti badai cedera dan hukuman kartu jelang duel penting melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (2/11/2025) malam.

Tiga pilar utama di sektor pertahanan absen bersamaan, meninggalkan lubang besar yang sulit ditambal oleh pelatih Eduardo Perez.

Tiga Pilar Belakang Absen Bersamaan

Baca Juga: Krisis Stadion! Persija Jakarta Ditolak di Bekasi dan Bogor, Kini Terpaksa Ngungsi ke Manahan Solo, Ini Alasannya

Krisis ini menciptakan dilema besar bagi Perez, yang sangat mengandalkan kestabilan di lini belakang.

Yang pertama adalah Risto Mitrevski. Bek tangguh asal Makedonia Utara ini masih berkutat dengan cedera bahu yang belum sepenuhnya pulih.

Pelatih Perez mengaku pasrah dan tidak bisa memastikan kapan pemain berpostur 1,87 meter ini bisa kembali merumput.

“Saya tidak tahu persis... Kami berharap secepat mungkin dia bisa kembali lebih baik untuk tim,” ujar Perez.

Lalu Leo Lelis yang dipastikan absen karena sanksi kartu merah yang ia terima pada laga sebelumnya melawan PSBS Biak.

Selanjutnya Mikael Tata ikut absen karena menerima hukuman kartu merah yang membuat lini belakang Persebaya benar-benar keropos.

Strategi Darurat dan Ujian Pemain Lokal

Absennya Mitrevski dan Lelis, yang selama ini menjadi duet kunci, membuat Perez harus memutar otak. Praktis, hanya tersisa Dime Dimov yang bisa diandalkan di posisi bek tengah.

Dimov kemungkinan besar akan berduet dengan pemain lokal yang belum teruji dalam laga kompetitif, seperti Kadek Raditya atau Randy Hanson. Kondisi ini menjadi ujian berat bagi Perez.

Dalam tiga laga terakhir, Persebaya hanya meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan.

Kemenangan melawan Persis Solo kini menjadi harga mati untuk mengembalikan kepercayaan diri tim dan menenangkan Bonek.

Krisis ini bisa jadi batu ujian sekaligus peluang bagi pemain muda untuk menunjukkan kualitas.

Green Force berharap faktor kandang dan spirit pantang menyerah bisa menjadi motivasi untuk menutup celah di pertahanan yang tambal sulam. (dam)

Editor : Damianus Bram
#bek #lini belakang #Risto Mitrevski #Leo Lelis #persis solo #mikael tata #persebaya