SOLOBALAPAN.COM – Kursi kepelatihan Timnas Indonesia sedang kosong menyusul pengakhiran kontrak Patrick Kluivert oleh PSSI.
Untuk mencari pengganti, Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Alexander Zwiers, mengungkap sederet kriteria pelatih yang dicari.
Zwiers membocorkan bahwa nakhoda anyar Garuda tidak harus berasal dari satu negara seperti Belanda.
Zwiers, yang ditugaskan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir, menegaskan bahwa sosok baru nanti harus tepat dan cocok dengan Timnas Indonesia, tanpa memandang asal kewarganegaraannya.
“Profil yang kita cari tidak terikat soal kewarganegaraannya. Titik awal kami itu selalu berusaha mencari sosok yang tepat dan cocok untuk Indonesia. Itu adalah titik awal kami,” kata Zwiers dalam jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dikutip dari JawaPos.com, pada Sabtu (25/10/2025).
Fokus Jangka Panjang: Lolos Piala Dunia 2030
Zwiers menambahkan, pencarian pelatih ini benar-benar difokuskan untuk mencapai visi dan target PSSI pada 2030, yaitu lolos ke Piala Dunia yang akan digelar di Spanyol, Maroko, dan Portugal.
“Jadi, periode yang lebih pendek atau periode yang akan datang, kita akan membahas lebih mendalam tentang hal-hal spesifik yang ingin kita selaraskan dengan visi kita pada tahun 2030,” terangnya.
Meskipun fokus pada jangka panjang, pelatih baru juga harus mampu menjawab tantangan jangka pendek, seperti Piala Asia.
Tiga Pilar Kriteria Pelatih Baru
Zwiers menyatakan bahwa pelatih Timnas Indonesia berikutnya harus punya rekam jejak mentereng, baik untuk jangka pendek, menengah, maupun panjang.
Tiga pilar dasar yang menjadi kriteria pencarian PSSI meliputi:
- Rekam Jejak Terbukti: Harus memiliki rekam jejak yang terbukti tampil baik dalam jangka waktu pendek.
- Koneksi Komunitas: Harus mampu berhubungan baik dengan komunitas dan penggemar (fans).
- Identitas Klub: Harus memahami dan bisa berhubungan dengan identitas yang dipegang oleh Timnas Indonesia.
“Jadi, itu adalah pilar dasar yang tengah kami kerjakan. Namun, kita masih mendalami mengenai KPI (Key Performance Indicator) kita secara detail,” tutup sosok asal Belanda ini. (dam)
Editor : Damianus Bram