Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Hussein Ammouta, Kuda Hitam Maroko yang Dijagokan Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Punya Track Record Bawa Yordania ke Final Piala Asia

Damianus Bram • Selasa, 21 Oktober 2025 | 22:30 WIB
Hussein Ammouta.
Hussein Ammouta.

SOLOBALAPAN.COM – Kekalahan dari Arab Saudi dan Irak yang berujung pada kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 telah menciptakan kekosongan dan situasi mendesak di kursi kepelatihan Timnas Indonesia.

Mengingat padatnya agenda (International Break November, Piala AFF, dan Piala Asia 2027), PSSI dituntut mengambil langkah cepat dan tepat mencari suksesor Patrick Kluivert.

Di tengah bursa pelatih, muncul satu nama kuat yang berpotensi menjadi "kuda hitam", yakni Hussein Ammouta.

Pelatih berkebangsaan Maroko berusia 55 tahun ini dinilai memiliki profil usia yang ideal—tidak terlalu old school dan tidak terlalu muda—sehingga berpotensi minim gesekan di ruang ganti.

Prestasi Mentereng: Vaksin Melawan Intrik Asia

Ammouta memiliki prestasi mentereng di kawasan Asia. Ia pernah membesut Timnas Yordania dan berhasil membawa mereka hingga ke partai puncak Piala Asia, menunjukkan kecakapannya dalam menghadapi kultur sepak bola di wilayah ini.

“Yordania di bawah kepemimpinannya mampu menunjukkan penampilan 'kalah terhormat' di final, dan keberadaan pelatih dari Timur Tengah menjadi semacam 'vaksin' untuk mengatasi intrik-intrik lawan dari kawasan tersebut,” ujar pengamat sepak bola, Bung Harpa, dalam kanal YouTube-nya, Senin (20/10/2025).

Faktor Sinergi dan Finansial yang Menguntungkan

Baca Juga: PSSI Disebut Bakal Gelar Rapat Pelatih Baru Timnas Indonesia Hari Ini, Siapa Kandidat Suksesor Patrick Kluivert?

Bung Harpa menambahkan, Ammouta memiliki nilai positif lain yang akan mempermudah PSSI, yakni korelasi finansial.

Ammouta dinilai memiliki level keuangan yang sepadan dengan PSSI karena Yordania bukan negara Timur Tengah sekaya Qatar atau Arab Saudi. Sinergi ini dapat mempermudah negosiasi kontrak.

Ammouta pernah bekerja sama dengan Direktur Teknik PSSI saat ini, Alexander Zwiers. Networking ini diharapkan dapat mempermudah koordinasi teknis tim.

Masyarakat Indonesia kini berharap PSSI dapat mengambil keputusan berdasarkan argumen, kecakapan, dan korelasi yang jelas (seperti yang dimiliki Ammouta), bukan sekadar alasan mengada-ngada seperti kesamaan bahasa atau budaya, demi menghindari kegagalan yang sama untuk kedua kalinya. (dam)

Photo
Photo
Editor : Damianus Bram
#Hussein Ammouta #pelatih #maroko #patrick kluivert #pssi #yordania