Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Dituduh Malaysia Jadi Dalang Sanksi FIFA, Erick Thohir Buka Suara: 'Kita Tidak Ikut Cawe-cawe!'

Didi Agung Eko Purnomo • Rabu, 1 Oktober 2025 | 05:15 WIB

Erick Thohir saat berkunjung ke Jawa Pos di Gedung Graha Pena Surabaya, Sabtu (6/9/2025).
Erick Thohir saat berkunjung ke Jawa Pos di Gedung Graha Pena Surabaya, Sabtu (6/9/2025).

SOLOBALAPAN.COM - Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, dengan tegas membantah tuduhan yang datang dari pihak Malaysia.

Ia menegaskan bahwa Indonesia sama sekali tidak ikut campur atau melakukan intervensi terkait sanksi berat yang dijatuhkan oleh FIFA kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Tuduhan ini muncul setelah beberapa pihak di Malaysia, termasuk Putra Mahkota Johor, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, menuding adanya campur tangan Indonesia di balik sanksi tersebut.

Bantahan Keras Erick Thohir

Erick Thohir meluruskan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, di New York sama sekali tidak membahas urusan negara lain.

Fokus pertemuan tersebut murni untuk kemajuan olahraga Indonesia.

"Pembicaraan Bapak Presiden dengan Presiden Gianni jelas, Bapak Presiden bicara mengenai sepak bola Indonesia, tidak bicara mengenai negara lain," tegas Erick Thohir kepada awak media di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (29/9/2025).

Ia menjelaskan bahwa salah satu agenda utamanya adalah rencana pembangunan FIFA Academy di Indonesia.

"Jadi pembicaraan Presiden seperti itu. Dan kita tidak ikut campur dengan politik atau kebijakan masing-masing negara," ujarnya.

Asal Mula Tuduhan dari Malaysia

Tuduhan dari pihak Malaysia ini muncul setelah FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada FAM pada 26 September lalu.

Sanksi berupa denda dan larangan bermain selama satu tahun bagi tujuh pemain naturalisasi dijatuhkan karena adanya pemalsuan dokumen.

Alih-alih melakukan introspeksi, beberapa pihak di Malaysia justru mencari "kambing hitam".

Kedekatan Erick Thohir dengan Gianni Infantino dan pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden FIFA dijadikan dasar tuduhan bahwa Indonesia "tidak suka" dengan kebangkitan Harimau Malaya.

Indonesia Fokus pada Kemajuan Sendiri

Erick Thohir menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Indonesia saat ini sedang sibuk fokus pada pengembangan olahraganya sendiri dan tidak punya waktu untuk mengintervensi urusan negara lain.

"Tapi mohon maaf kalau kami di Indonesia ingin olahraganya maju. Ingin sepak bolanya bagus, ingin bulu tangkisnya bagus... ya kita harus lakukan itu. Tapi kita tidak intervensi, tidak ikut campur isu-isu negara lain," katanya.

Bantahan tegas dari Erick Thohir ini menjadi jawaban resmi Indonesia atas tuduhan tak berdasar yang dilontarkan oleh pihak Malaysia, sekaligus menegaskan posisi Indonesia yang menghormati kedaulatan federasi sepak bola negara lain. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#erick thohir #dalang #malaysia #sanksi fifa