SOLOBALAPAN.COM - Bek Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker, mencatatkan pencapaian penting di awal karier profesionalnya.
Pemain berusia 16 tahun ini tampil penuh selama 120 menit bersama Melbourne City II saat timnya memastikan tiket promosi ke NPL Victoria, kasta kedua Liga Australia, setelah menang dalam drama adu penalti.
Di partai final play-off yang berlangsung Minggu (14/9/2025), Melbourne City II menghadapi perlawanan sengit dari Brunswick City.
Pertandingan yang alot berakhir imbang 2-2 di waktu normal, sehingga laga harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Setelah bermain sama kuat, pertandingan dilanjutkan ke adu penalti, di mana Melbourne City II menunjukkan mental juara dan berhasil menang dengan skor 3-1.
Tampil Solid di Posisi Bek Kiri
Mathew Baker, yang dipercaya turun sejak menit awal, ditempatkan di posisi bek kiri.
Sepanjang laga, ia tampil disiplin dalam menjaga area pertahanan dan beberapa kali ikut membantu serangan dari sisi sayap.
Konsistensi permainannya menjadi salah satu kunci kokohnya lini belakang Melbourne City II, terutama di babak tambahan saat tekanan lawan semakin meningkat.
Keberanian pelatih memberikan kesempatan kepada pemain muda ini tidak lepas dari performa stabil Baker sepanjang musim.
Meskipun baru menjalani musim perdana di level senior, ia mampu menjawab kepercayaan dengan penampilan yang matang.
Musim 2025 ini menjadi tahun bersejarah bagi Baker. Total, ia sudah tampil 17 kali di kompetisi resmi: 16 pertandingan bersama Melbourne City II di VPL1 dan satu laga bersama tim utama Melbourne City.
Catatan ini terbilang istimewa mengingat usianya yang masih 16 tahun dan baru naik dari level akademi.
Selain kompetisi liga, Baker juga sempat merasakan atmosfer pertandingan Australian Cup, menambah pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya.
Jam terbangnya yang terus bertambah membuat peluangnya untuk menembus skuad utama Melbourne City semakin terbuka lebar.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia
Bagi sepak bola Indonesia, perkembangan Baker tentu menjadi kabar positif. Sebagai bagian dari Timnas U-17, ia diharapkan bisa membawa pengalaman dari Australia untuk memperkuat lini belakang Garuda Muda.
Dengan disiplin permainan khas liga Australia, Baker berpotensi memberikan warna baru bagi pertahanan tim nasional di ajang internasional.
Promosinya Melbourne City II ke NPL Victoria juga bisa menjadi panggung yang lebih kompetitif bagi Baker.
Kualitas lawan yang lebih kuat dan atmosfer liga yang lebih ketat akan menguji sekaligus mengasah kemampuannya sebelum benar-benar mantap di level profesional.
Keberhasilan Melbourne City II menembus kasta kedua Liga Australia bukan hanya kemenangan tim, tetapi juga batu loncatan bagi para pemain muda seperti Baker.
Konsistensi, disiplin, dan semangat kerja keras yang ia tunjukkan menjadi modal penting untuk karier jangka panjangnya.
Dengan perjalanan yang baru dimulai, Mathew Baker kini berada di jalur yang menjanjikan. (dam)
Editor : Damianus Bram