SOLOBALAPAN.COM – Penyerang asing Persis Solo, Bernard Henri Cedric Doumbia, kian menunjukkan taringnya sebagai salah satu juru gedor tersubur di ajang Pegadaian Championship 2026/2027.
Torehan hat-trick dramatis ke gawang Deltras FC pada pekan keenam mengerek koleksi gol penyerang asal Pantai Gading tersebut menjadi tujuh gol.
Kendati demikian, catatan impresif itu belum cukup membawa Doumbia ke puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara.
Takhta top skor Liga 2 saat ini masih dikuasai striker PSMS Medan asal Spanyol, Javier Siverio Toro, dengan raihan 10 gol.
Sementara posisi kedua dihuni juru gedor RANS Nusantara FC asal Norwegia, Jan Martin Hoel Andersen, yang telah mengemas delapan gol.
Baca Juga: Hat-trick Maut Doumbia Selamatkan Persis Solo dari Kekalahan Mencekam Lawan 10 Pemain Deltras!
Statistik Menawan Tapi Masih Belum Stabil
Kehadiran Doumbia yang didatangkan dari Bhayangkara FC terbukti krusial untuk menutupi kekosongan lini depan Laskar Sambernyawa pasca-dilepasnya Kodai Tanaka dan Roman Paparyga.
Dari enam laga yang sudah dilakoni, Doumbia mencatatkan 15 tembakan (10 on target) serta mengemas 67 umpan sukses dari 88 percobaan.
Namun, catatan statistik memperlihatkan bahwa kran gol Doumbia sejauh ini masih terpusat di dua pertandingan saja.
Sebelum mengemas hat-trick ke gawang Deltras FC, ia memborong empat gol sekaligus saat Persis mencukur PSBS Biak 4-0 di Stadion Manahan pada 20 September 2026 lalu.
Di empat laga lainnya—yakni melawan Persela Lamongan, Persipura Jayapura, Kendal Tornado FC, dan De Red FC—namanya absen dari papan skor.
Ketergantungan Gol Jadi PR Laskar Sambernyawa
Ketajaman Doumbia menjadi angin segar, tetapi di sisi lain menegaskan tingginya ketergantungan Persis Solo pada sosok penyerang berusia 32 tahun tersebut.
Dari total 11 gol yang dilesakkan Persis dalam enam laga awal, tujuh di antaranya diborong oleh Doumbia. Hal ini menuntut barisan pemain lini kedua dan winger untuk ikut berkontribusi mencetak gol.
Terkait pencapaian individunya, Doumbia menegaskan bahwa kepentingan tim dan raihan poin Persis tetap berada di atas segalanya.
"Hari ini saya mencetak tiga gol, tetapi kebanggaan sepenuhnya milik tim karena kami tidak menyerah setelah kebobolan gol ketiga. Kami terus berjuang dan berhasil mendapatkan satu poin," ungkap Doumbia usai laga kontra Deltras.
Saat ini Persis Solo masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Grup Timur dengan raihan 6 poin (1 menang, 3 imbang, 2 kalah).
Laskar Sambernyawa berpeluang memangkas jarak sekaligus menguji konsistensi lini depan saat menjamu RANS Nusantara FC di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/10/2026) mendatang. (hj/nik/dam)
Editor : Damianus Bram