Peringatan Menohok Eks Pelatih MU untuk Persis Solo: Jangan Cuma Terpaku Promosi!

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:18 WIB
Sporting Advisor Persis Solo Mario Lemos ingatkan tim jangan terpaku promosi ke Liga 1. Minta Laskar Sambernyawa fokus benahi performa.
Sporting Advisor Persis Solo Mario Lemos ingatkan tim jangan terpaku promosi ke Liga 1. Minta Laskar Sambernyawa fokus benahi performa.

 

SOLOBALAPAN.COM – Penunjukan mantan pelatih akademi Manchester United, Mario Lemos, sebagai Sporting Advisor Persis Solo menjadi bagian dari langkah pembenahan manajemen usai start buruk di Championship 2026/2027.

Laskar Sambernyawa tercatat hanya mampu mengemas lima poin dari lima laga awal musim ini, dengan rincian satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan saat masih dibesut Ricky Nelson.

Rentetan hasil yang jauh dari ekspektasi tersebut memicu penghentian kerja sama dengan Ricky Nelson, sebelum manajemen menunjuk Nurcholis Majid sebagai pelatih sementara (caretaker).

Di tengah masa transisi, kehadiran Mario Lemos yang juga eks pelatih Persijap Jepara itu diharapkan mampu membawa pembenahan teknis serta penyusunan strategi klub secara komprehensif.

Meski target utama klub adalah kembali ke kasta tertinggi, pelatih berusia 40 tahun asal Portugal tersebut secara terbuka mengingatkan skuad Persis Solo agar tidak terlalu terbebani oleh bayang-bayang promosi ke Liga 1.

Baca Juga: Persis Solo Ditahan Imbang De Red FC, Wbeymar Angulo Akui Persis Solo dalam Situasi Sulit

Menurutnya, fokus yang berlebihan pada target promosi justru berpotensi merusak konsentrasi tim dan mengabaikan pembenahan hal-hal mendasar di lapangan.

"Tentu saja, kita semua tahu Persis Solo adalah klub Liga 1. Tapi saya pikir kadang-kadang ketika kita terlalu fokus pada promosi, hal-hal yang terjadi tidak terjadi," ujar Mario, Jumat (16/10/2026).

Fokus Menang Pertandingan demi Pertandingan

Mario menekankan pentingnya membangun konsistensi bertanding serta menuntaskan tanggung jawab di kompetisi Championship sebelum bermimpi melangkah lebih jauh.

"Sangat penting bagi kita menjalani pertandingan demi pertandingan, memperbaiki setiap hari, dan tentu saja, kita harus pergi ke tempat yang seharusnya karena Persis Solo adalah klub Liga 1," jelasnya.

Eks pelatih akademi MU itu menegaskan bahwa kemenangan konsisten di Liga 2/Championship merupakan tiket mutlak yang wajib diraih oleh para pemain.

"Tetapi, sangat penting, jangan fokus pada Liga 1, kita harus melakukan tugas kita di Liga 2, dan kita harus menang di Liga 2, dan kita harus berkompetisi. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan promosi ke Liga 1," tegas Mario.

Usung Karakter Permainan Agresif Khas Solo

Selain aspek hasil pertandingan, Mario ingin menanamkan identitas dan karakter permainan yang kuat pada diri para penggawa Persis Solo.

Ia menginginkan Laskar Sambernyawa tampil dengan motivasi tinggi, dominan, agresif, serta memiliki mentalitas pantang menyerah khas karakter masyarakat Surakarta.

"Dan apa yang saya inginkan dari tim ini adalah sebagai tim yang bermain dengan hati, dengan dominasi, dan ingin menang. Dan saya pikir ini juga merepresentasikan mentalitas Solo yang berjuang, agresif, dominasi ketika bermain di kandang," ungkapnya.

Mario juga memohon dukungan penuh dari para suporter untuk terus berada di samping tim guna melewati masa-masa sulit dalam mengarungi persaingan ketat kompetisi musim ini. (hj/dam)

Editor : Damianus Bram
Mario Lemos sporting advisor persis solo laskar sambernyawa manchester united