SOLOBALAPAN.COM — Kendati tim senior Persis Solo harus terdegradasi ke kompetisi Championship 2026/2027, nasib berbeda nan membanggakan justru diukir oleh tim mudanya.
Persis Youth dipastikan tetap melenggang di kasta teratas Elite Pro Academy (EPA) musim 2026/2027.
Kepastian berharga tersebut diperoleh usai Akademi Persis menerima Surat Edaran I.League Nomor 877/LI-KOM/VIII/2026.
Dalam keputusan resmi tersebut, Sambernyawa Muda dinyatakan lolos verifikasi dan berhak menjadi kontestan EPA Tier I 2026/2027.
Pihak manajemen Persis Youth pun telah menyampaikan kabar gembira ini secara terbuka melalui akun media sosial resminya.
"Akademi PERSIS telah menerima Surat Keputusan dari @ileague.id untuk mengikuti kompetisi Elite Pro Academy Tier I pada musim 2026/2027. Keputusan ini dikeluarkan setelah Akademi PERSIS dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh penyelenggara kompetisi," rilis akun resmi Persis Youth.
Bertahannya tim akademi di Tier I (EPA Super League) menjadi kabar penyejuk di tengah keprihatinan terdegradasinya tim senior. Hasil ini membuktikan bahwa sistem pembinaan usia muda yang dibangun Persis Solo tetap berada di panggung tertinggi sepak bola nasional.
Baca Juga: Baby Udon Angkat Kisah Fanny dan Hajime, Ini Alasan Olivia Mendorong Denny Sumargo
Kebanggaan Kota Solo dan Bukti Tata Kelola yang Sehat
Direktur Akademi Persis Solo, Rasiman, menyambut hangat dan penuh rasa syukur atas kepastian tersebut.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan bertahan di Tier I merupakan kebanggaan tersendiri bagi publik Kota Solo.
“Harapan saya dengan konsistensinya akademi kita ini ke depannya kita juga alhamdulillah tetap berlaga di Tier 1 EPA Akademi. Jadi ini perlu juga jadi kebanggaan Solo bahwa tidak semua tim itu terdegradasi akademinya. Persis Akademi akan main di Tier 1,” tutur Rasiman.
Menurut Rasiman, keberhasilan ini adalah buah dari tata kelola akademi yang profesional dan konsisten, sehingga mampu terus melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial.
“Ini kan sebuah kebanggaan tersendiri dari tata kelola kita mengelola akademi dengan cukup baik, sehingga ke depannya konsistensi yang kita harapkan dari program ini sehingga akan melahirkan pemain-pemain berbakat,” jelasnya.
Tiga Kelompok Usia di Tier I dan Orbitkan Pemain ke Tim Senior
Pada musim kompetisi 2026/2027 mendatang, Persis Youth bakal menurunkan tiga kelompok usia di panggung EPA Tier I, yakni kategori U-16, U-18, dan U-20. Sementara untuk kategori U-17 dan U-19 akan berlaga di EPA Tier II (EPA Championship).
“Iya, EPA Tier 1 namanya tahun ini dengan jenjang usia yang diikuti adalah U-16, U-18, U-20. Kalau Tier 2 atau EPA Championship itu dengan jenjang usia pemain U-17, U-19,” terang Rasiman.
Manisnya sistem pembinaan ini sudah mulai dipetik oleh tim senior Persis Solo. Musim ini, dua talenta muda jebolan akademi, yakni Faizul dan Dafa Habibullah, resmi dipromosikan masuk ke dalam skuad utama Laskar Sambernyawa.
Kendati demikian, Rasiman menegaskan bahwa target akademinya tidak berhenti sampai di sini.
Ia ingin Persis Youth terus menjadi kawah candradimuka yang mampu mencetak pemain berkualitas untuk sepak bola nasional.
“Kita keep producing players bukan hanya untuk Persis Akademi tapi mungkin kita bisa feeding tim-tim lain, tim liga lain di luar ini. Akhirnya bahwa Persis Akademi akan menaikkan derajat sepak bola Solo secara umum bukan hanya ke Persis saja,” pungkas Rasiman optimis. (jalu/dam)
Editor : Damianus BramSumber : Solo Balapan