Persis Solo Tumbang 0-2 dari PSPS Pekanbaru: Rotasi Pemain Diutamakan, Hasil Akhir Nomor Dua

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 12:20 WIB
Para pemain Persis Solo jalani latihan perdana Jepang terjun di Liga 2 2026/2027. (Tim Media Persis Solo)
Para pemain Persis Solo jalani latihan perdana terjun di Liga 2 2026/2027. (Tim Media Persis Solo)

 

SOLOBALAPAN.COM – Persis Solo harus mengakui keunggulan PSPS Pekanbaru pada laga uji coba kedua dalam rangkaian training camp (TC) di Garudayaksa Training Center, Rabu (5/8/2026).

Laskar Sambernyawa tumbang dengan skor 0-2 dari tim berjuluk Askar Bertuah tersebut.

Kendati demikian, skor akhir bukan menjadi tolok ukur utama bagi jajaran pelatih. Pertandingan ini sengaja dimanfaatkan pelatih kepala Ricky Nelson untuk menguji kedalaman skuad serta mencari opsi komposisi terbaik jelang bergulirnya kompetisi Championship 2026/2027.

Sebelumnya, Persis sukses membuka rangkaian uji coba dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Dewa United.

Meski meraih hasil positif di laga perdana, Ricky Nelson mengaku belum sepenuhnya puas dan merasa organisasi permainan tim masih perlu dipoles.

Atas dasar itulah, juru taktik berlisensi tersebut mengambil keputusan untuk melakukan bongkar pasang dan merotasi komposisi pemain saat meladeni PSPS Pekanbaru.

"Pemain yang sebelumnya bermain di babak kedua, kita coba mainkan dari babak pertama untuk melihat situasi seperti apa nanti di dalam pertandingan," ujar Ricky Nelson, dikutip dari JawaPos Radar Solo via rilis resmi klub.

Baca Juga: Resmi Tinggalkan Persis Solo, Kiper Timnas Muhammad Riyandi Berlabuh ke Dewa United!

Eksperimen dan Menit Bermain Skuad Pelapis

Janji rotasi tersebut terbukti di lapangan. Saat bentrok melawan PSPS, Ricky merombak susunan pilar utama dalam skala besar.

Sejumlah pemain yang sebelumnya minim menit bermain diberi panggung sejak menit awal untuk menunjukkan kapasitas terbaiknya.

Langkah berani ini diambil sebagai bagian penting dari proses pembentukan tim agar Laskar Sambernyawa tidak hanya bertumpu pada 11 pemain utama saat mengarungi ketatnya kompetisi musim depan.

"Di laga kedua ini, kita memang banyak melakukan rotasi pemain. Opsinya adalah saya ingin melakukan banyak percobaan dengan pemain-pemain lain. Sehingga nanti ketika kompetisi dimulai, kita punya banyak pilihan skema yang siap diturunkan," ungkap eks pelatih akademi Persija U-20 tersebut usai laga.

Gali Catatan Evaluasi Jelang Musim Baru

Melalui dua laga uji coba kontra Dewa United dan PSPS Pekanbaru, tim pelatih Persis Solo mengantongi banyak bahan evaluasi komprehensif.

Selain mengukur kualitas teknis individu, uji coba ini difungsikan untuk memantau sejauh mana para pemain mampu menyerap instruksi taktis dan beradaptasi dengan berbagai skenario pertandingan.

Sisa waktu jelang Championship 2026/2027 bakal dimaksimalkan Laskar Sambernyawa untuk mematangkan transisi antarlini. Harapannya, Persis Solo memiliki kedalaman skuad yang padu, kompetitif, dan siap bersaing di papan atas. (jalu/dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : Solo Balapan
persis solo kalah training camp persis solo laskar sambernyawa psps pekanbaru