Pekerjaan Rumah Laskar Sambernyawa! Usai Tekuk Dewa United Lalu Tumbang dari PSPS, Ricky Nelson Genjot Internal Game

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 12:21 WIB
Ilustrasi: Proses latihan Persis Solo. (Istimewa)
Ilustrasi: Proses latihan Persis Solo. (Istimewa)

 

SOLOBALAPAN.COM – Kekalahan 0-2 dari PSPS Pekanbaru dalam laga uji coba di Garudayaksa Training Center, Rabu (5/8/2026), menjadi alarm berharga bagi Persis Solo.

Alih-alih meratapi hasil akhir, pelatih kepala Ricky Nelson memilih memetik pelajaran penting untuk membenahi kedalaman tim sebelum kompetisi Championship 2026/2027 resmi bergulir.

Hasil minor tersebut terbilang kontras jika dibandingkan dengan performa Laskar Sambernyawa pada uji coba sebelumnya saat sukses menundukkan tim kuat Dewa United dengan skor meyakinkan 3-1.

Perbedaan grafik penampilan dalam dua laga uji coba ini memberikan gambaran komprehensif bagi jajaran pelatih usai melakukan rotasi pemain secara masif.

Ricky Nelson mengakui bahwa anak asuhnya masih kerap melakukan kesalahan mendasar, baik dalam hal organisasi permainan, ketepatan mengambil keputusan, hingga koordinasi antarlini.

"Jadi sekali lagi, memang masih banyak sekali kesalahan-kesalahan yang terjadi. Kita perlu memperbaikinya. Masih ada waktu sampai nanti kompetisi dimulai," ujar Ricky Nelson usai pertandingan, dilansir dari rilis resmi klub via JawaPos Radar Solo.

Menurut juru taktik berusia 46 tahun tersebut, kekurangsempurnaan permainan ini dinilai wajar mengingat Persis Solo saat ini masih dalam fase pembentukan chemistry usai mendatangkan deretan wajah baru.

"Kekurangan ini hal yang lumrah dalam proses pembentukan tim. Proses adaptasi dan pemahaman terhadap filosofi permainan masih terus berjalan selama agenda training camp," tambahnya.

Fokus Asah Chemistry Lewat Internal Game

Menanggapi berbagai catatan minus dari laga kontra PSPS, tim pelatih langsung merancang program evaluasi intensif. Sisa waktu pemusatan latihan bakal dimaksimalkan untuk menambal celah-celah kekurangsiapan tim.

Selain porsi latihan rutin, Laskar Sambernyawa juga dijadwalkan melakoni satu agenda internal game sebagai penutup rangkaian training camp (TC).

Laga internal ini diproyeksikan menjadi ajang simulasi terakhir guna memastikan perbaikan taktis berjalan efektif.

Baca Juga: Resmi Tinggalkan Persis Solo, Kiper Timnas Muhammad Riyandi Berlabuh ke Dewa United!

"Kita masih ada latihan lagi dan mungkin terakhir ada satu internal game yang tetap kita bikin. Masih terus kita perbaiki karena memang chemistry-nya harus lebih dapat lagi," jelas Ricky.

Faktor kekompakan dan pemahaman antar-individu memang menjadi perhatian utama Ricky Nelson. Kehadiran banyak wajah baru menuntut setiap pilar Laskar Sambernyawa untuk mempercepat proses adaptasi agar alur bola dan pergerakan tanpa bola dapat berjalan lebih cair.

Bagi Laskar Sambernyawa, hasil kontra PSPS Pekanbaru bukanlah sebuah kegagalan, melainkan peta jalan (roadmap) evaluasi nyata agar Persis Solo tampil lebih solid, padu, dan siap bersaing di papan atas saat kompetisi resmi dibuka nanti. (jalu/dam)

Editor : Damianus Bram
Sumber : Solo Balapan
Ricky Nelson persis solo laskar sambernyawa laga uji coba psps pekanbaru