SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Stadion Manahan tidak hanya bersiap menjadi saksi bisu kemegahan turnamen internasional kelompok usia Garuda Championship Series 2026.
Bagi Persis Solo, ajang bergengsi ini menjadi panggung pembuktian sahih atas keberhasilan sistem pembinaan usia muda mereka.
Dua talenta berbakat binaan Laskar Sambernyawa, Muhammad Firlo dan Ramadhani Krishna, resmi mendapat panggilan tugas negara untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17.
Kedua penggawa muda kebanggaan Solo Raya ini diproyeksikan menjadi pilar penting skuad Garuda Muda kala melakoni duel sengit bertajuk Derbi Nusantara melawan Malaysia pada tanggal 4 dan 7 Juli mendatang.
Rekam Jejak dan Statistik Mentereng Dua Penggawa Sambernyawa
Pemanggilan ini menjadi sinyal kuat bahwa radar pembinaan internal Persis Solo terus melahirkan pemain berkualitas nasional.
Penampilan konsisten mereka di ajang Elite Pro Academy (EPA) menjadi kunci utama tim pelatih melirik potensi keduanya.
-
Muhammad Firlo (Kiper - Sragen): Menjadi salah satu penjaga gawang paling tangguh di ajang EPA Super League U-16 musim lalu. Firlo sukses mengemas 27 penampilan dengan total 56 penyelamatan krusial yang membawa Persis melenggang ke babak akhir kompetisi. Ketangguhannya membuat ia sempat dipromosikan ke skuad Garuda United U-18 dengan catatan 4 penampilan dan 2 penyelamatan.
-
Ramadhani Krishna (Bek - Karanganyar): Merupakan tembok kokoh di lini belakang Persis U-16 saat finis sebagai runner-up EPA Super League U-16. Tampil sebanyak 30 kali, ia tidak hanya piawai bertahan dengan catatan 34 tekel, 111 intersep, dan 148 sapuan, melainkan juga aktif membantu serangan lewat torehan 1 gol dan 1 assist.
Pujian Khusus dari Legenda Hidup Ajax Amsterdam
Bakat luar biasa dari Firlo dan Ramadhani rupanya tidak luput dari pengamatan Simon Tahamata, selaku Head of Scouting PSSI.
Legenda hidup Ajax Amsterdam ini menilai bahwa skuad Garuda Muda saat ini memiliki fondasi materi pemain yang sangat menjanjikan untuk masa depan sepak bola Indonesia.
"Talenta di tim ini sangat bagus. Kami sudah menghabiskan tiga bulan bersama mereka. Mereka sudah mulai memahami bagaimana cara kami ingin mereka bermain. Prosesnya berjalan sangat baik. Saya pikir kita memiliki banyak berlian, tapi saat ini statusnya masih berlian yang belum diasah," ujar Simon optimistis.
Tabel Klasifikasi Profil Talenta Muda Solo Raya di Skuad Timnas U-17
Guna mempermudah pembaca dalam mencermati peta kekuatan serta kontribusi para pemain muda ini, berikut adalah tabel klasifikasi datanya:
Restu Manajemen dan Kebanggaan Bermain di Rumah Sendiri
Langkah maju kedua pemain muda ini mendapat dukungan penuh dari jajaran manajemen Laskar Sambernyawa.
Direktur PT Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, menegaskan bahwa manajemen akan selalu membuka pintu lebar-lebar bagi perkembangan karier para pemain muda agar mampu berkiprah di level tertinggi nasional.
Bermain di rumah sendiri, Stadion Manahan, tentu akan menjadi suntikan motivasi ekstra bagi Firlo dan Ramadhani karena akan didukung langsung oleh publik Solo Raya.
Menariknya, selain duo Persis Solo tersebut, Solo Raya juga meloloskan satu nama lain di skuad Timnas U-17, yakni Dzaky Muhammad, talenta asal Klaten yang saat ini menimba ilmu di Bhayangkara FC Elite Pro Academy.
Ajang Garuda Championship Series ini diprediksi menjadi kesempatan emas bagi para pemuda lokal untuk membuktikan kualitas mereka di level internasional sekaligus melanjutkan tradisi lahirnya bintang-bintang baru dari bumi Surakarta.
(hj/did)