SOLOBALAPAN, SOLO — Gelombang eksodus pemain bintang Persis Solo pasca-terdegradasi ke kasta kedua (Liga 2/Championship) tampaknya belum akan berhenti.
Kali ini, giliran penjaga gawang andalan sekaligus pilar Timnas Indonesia, Muhammad Riyandi, yang secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Laskar Sambernyawa untuk musim kompetisi 2026/2027.
Membawa misi besar untuk segera bangkit dan kembali ke kasta tertinggi sepak bola tanah air, manajemen Persis Solo langsung tancap gas merombak total kedalaman tim.
Salah satu langkah awal krusial yang diambil adalah menunjuk Ricky Nelson sebagai pelatih kepala baru, demi memenuhi regulasi kompetisi kasta kedua yang mewajibkan tim dipimpin oleh juru taktik lokal.
Permintaan Maaf Tulus untuk Laskar Sambernyawa
Turunnya kasta kompetisi Persis Solo tentu menjadi pukulan telak yang menyakitkan bagi seluruh elemen tim.
Riyandi secara terbuka menyampaikan rasa terima kasih sekaligus permohonan maaf yang mendalam karena gagal mempertahankan posisi klub di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, kiper yang mengantongi lima caps bersama Timnas Indonesia ini menegaskan bahwa seluruh pemain sejatinya telah berjuang habis-habisan hingga akhir musim, meski hasil di lapangan berakhir jauh dari ekspektasi bersama.
"Saya Riyandi ingin mengucapkan terima kasih sekaligus meminta maaf kepada seluruh keluarga besar Persis Solo. Terutama para suporter Laskar Sambernyawa, owner, manajemen, pelatih serta seluruh rekan pemain yang selama ini sudah bekerja keras dan berjuang bersama. Mohon maaf belum bisa mencapai target yang kita inginkan bersama," tulis Riyandi dalam unggahannya.
Rapor Statistik Musim Terakhir Muhammad Riyandi
Performa lini pertahanan Persis Solo sepanjang musim lalu memang menyisakan banyak evaluasi besar.
Berada di bawah gempuran intens lawan, Riyandi dipaksa bekerja ekstra keras mengawal gawangnya agar tidak menjadi lumbung gol.
Berikut adalah tabel klasifikasi performa dan catatan statistik individu Muhammad Riyandi pada musim terakhirnya bersama Laskar Sambernyawa:
| Indikator Performa Kiper | Catatan Statistik Individu | Keterangan / Dampak Taktis |
| Total Penampilan (Apps) | 23 Pertandingan | Menjadi pilihan utama utama di bawah mistar gawang. |
| Gawang Perawan (Clean Sheet) | 3 Kali | Kelangkaan clean sheet akibat rapuhnya organisasi pertahanan. |
| Jumlah Kebobolan (Goals Conceded) | 45 Gol | Angka kebobolan yang cukup tinggi akibat performa tim yang merosot. |
| Caps Timnas Indonesia | 5 Penampilan | Menegaskan statusnya sebagai penjaga gawang berlabel nasional. |
Doa Terbaik untuk Segera Kembali ke Liga 1
Meski langkah kakinya kini harus meninggalkan Stadion Manahan, komitmen dan kecintaan Riyandi terhadap Persis Solo dipastikan tidak luntur begitu saja.
Ia tetap optimistis bahwa Laskar Sambernyawa memiliki fondasi yang kuat untuk segera bangkit dan meraih kejayaan baru.
Ia menilai kembali ke kasta tertinggi bukanlah misi yang mustahil jika seluruh elemen tim, manajemen, dan suporter garis keras tetap bersatu padu menjaga semangat juang.
-
Dukungan Moril: "Saya akan selalu memberikan dukungan. Selalu mendoakan yang terbaik untuk Persis," ungkap Riyandi.
-
Target Harga Mati: "Cepat kembali ke tempat yang seharusnya yaitu Liga 1," pungkasnya mengakhiri pesan perpisahan.
Hingga saat ini, belum ada kepastian resmi mengenai pelabuhan baru bagi karier profesional Muhammad Riyandi untuk musim depan.
Namun dengan reputasinya sebagai kiper berlabel tim nasional, ia diprediksi tidak akan kesulitan untuk menarik minat dari klub-klub mapan kontestan kasta tertinggi Super League.
(nik)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo