SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Manajemen Persis Solo terus bergerak cepat melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Langkah perbaikan ini tidak hanya menyasar aspek teknis di lapangan, tetapi juga merombak lini manajemen, memperkuat strategi bisnis, hingga memperluas program kerja sama dengan pihak sponsor.
Hal tersebut terungkap dalam sesi diskusi hangat antara jajaran manajemen dan perwakilan suporter di Persis Store pada Selasa (23/6/2026) malam.
Dalam forum tersebut, elemen suporter menyoroti efektivitas pembenahan klub pasca-degradasi. Mereka mempertanyakan apakah perbaikan struktural hanya sebatas penambahan divisi talent scouting dan data analisis, atau juga menyentuh perombakan jabatan di internal kantor.
Rampingkan Struktur Organisasi Kantor
Direktur PT Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, membenarkan adanya pergeseran struktur di internal klub, termasuk langkah pengurangan dan eliminasi pada sejumlah posisi yang dianggap kurang maksimal.
“Iya ada beberapa jabatan di kantor itu yang memang berkurang, ada yang kita hilangkan dan akan kita maksimalkan,” ujar Ginda di hadapan suporter.
Ginda menegaskan perombakan ini mutlak dilakukan berdasarkan hasil evaluasi performa musim lalu. Perubahan personel tersebut terjadi baik karena kebutuhan efisiensi organisasi maupun keputusan pribadi dari individu yang bersangkutan.
“Lambat laun teman-teman bisa tahu siapa yang sudah tidak ada di tim, siapa yang masih. Baik itu di tim (lapangan) maupun di kantor, memang ada perubahan,” lanjutnya.
Garap Event Non-Bola Melalui 'Persis Festival'
Guna menjaga stabilitas finansial klub di kasta kedua, Laskar Sambernyawa tengah mengembangkan strategi baru untuk memperluas sumber pendapatan (revenue). Persis tidak ingin lagi hanya bergantung pada aktivitas sepak bola murni, melainkan mulai melirik potensi industri kreatif dan hiburan.
Ke depan, Persis berencana menggelar berbagai agenda non-pertandingan yang melibatkan masyarakat Solo secara luas, seperti konser musik, olahraga multi-event, hingga kegiatan edukasi.
“Persis ke depan bukan hanya akan bikin kegiatan yang sifatnya bola dan suporter, tapi juga kegiatan lain yang selaras dengan Kota Solo. Bisa musik, olahraga lain, atau edukasi,” jelas Ginda.
Salah satu program yang tengah digodok secara matang adalah penyelenggaraan Persis Festival serta perayaan hari ulang tahun klub yang dikemas sebagai pesta rakyat kota Bengawan. Langkah ini sekaligus diharap mampu menarik minat pasar sponsor baru di luar ekosistem sepak bola.
Jadwal Resmi Latihan Perdana dan Agenda Tim
Terkait persiapan skuad Laskar Sambernyawa di lapangan hijau, suporter juga mendapatkan kejelasan mengenai kapan tim akan mulai digembleng. Direktur Olahraga Persis Solo, Yahya Alkatiri, memastikan bahwa seluruh linimasa (timeline) pramusim sudah tersusun rapi.
Yahya membeberkan bahwa para pemain dijadwalkan sudah harus menginjakkan kaki di Solo pada pekan kedua Juli mendatang.
“Tanggal 9 Juli semua pemain akan sampai di Solo. Tanggal 10 mereka menjalani Medical Check Up (MCU), tanggal 11 tanda tangan kontrak secara resmi, dan tanggal 12 Juli tim mulai latihan perdana,” urai Yahya Alkatiri.
Setelah latihan bergulir, Persis Solo juga mengagendakan beberapa kali laga uji coba pramusim serta direncanakan bakal menggelar pemusatan latihan (training camp) intensif pada awal Agustus 2026.
Tantangan untuk Tim Sponsor
Di tempat yang sama, Komisaris Persis Solo, Adityo Rimbo, memberikan perhatian khusus pada sektor kemitraan finansial klub. Rimbo secara tegas memberikan tantangan (challenge) bagi divisi sponsor klub agar bergerak lebih agresif. Tim sponsor diminta untuk tidak sekadar pasif dan hanya mengandalkan jaringan gurita bisnis milik sang owner.
“Kita challenge tim sponsor, seberapa mampu mereka mendatangkan dukungan di luar jejaring owner,” tegas Rimbo.
Manajemen memastikan performa lini pencarian dana ini akan diukur menggunakan parameter Key Performance Indicator (KPI) yang ketat. "Kalau tidak sesuai ekspektasi, ya kita ganti," pungkasnya. (red/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto