SOLOBALAPAN, BANTEN — Ketegangan menyelimuti persiapan Persis Solo menjelang laga pamungkas kompetisi Super League 2025/2026.
Laskar Sambernyawa dijadwalkan melakoni duel tandang hidup-mati kontra Persita Tangerang di Banten International Stadium, Serang, pada Sabtu (23/5/2026).
Di luar tekanan wajib menang demi lolos dari jerat degradasi, skuad asuhan Milomir Seslija juga dibayangi oleh catatan historis yang kurang bersahabat tiap kali bersua tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut.
Dihantui Rekor Buruk dan Rapor Merah Lini Belakang
Berdasarkan data statistik dari SofaScore, Persita Tangerang selama ini kerap menjadi momok menakutkan bagi tim kebanggaan warga Kota Bengawan. Dalam 10 pertemuan terakhir kedua tim, dominasi Pendekar Cisadane terlihat sangat mutlak:
-
Kemenangan Persita: 7 Kali
-
Hasil Imbang: 2 Kali
-
Kemenangan Persis Solo: 1 Kali
Bahkan pada putaran pertama musim ini, Persita sukses mempermalukan Persis Solo di depan pendukungnya sendiri dengan skor mencolok 3-1 di Stadion Manahan.
Baca Juga: Skenario Persis Solo Lolos Degradasi di Pekan Pamungkas, Zanadin Fariz: Kami Akan Habis-habisan!
Jika dibedah lebih dalam, jomplangnya posisi kedua tim di klasemen sejatinya bukan karena urusan produktivitas gol, melainkan rapuhnya benteng pertahanan.
Selisih kebobolan kedua tim terbilang sangat kontras di sepanjang musim ini:
Perbandingan Rapor Gol Persita Tangerang vs Persis Solo (Hingga Pekan ke-33)
| Klub | Jumlah Gol Memasukkan | Jumlah Gol Kemasukan (Kebobolan) | Selisih Gol |
| Persita Tangerang | 37 Gol | 34 Gol | +3 |
| Persis Solo | 36 Gol | 58 Gol | -22 |
Coach Milo: Statistik Masa Lalu Cuma Angka!
Kendati data di atas kertas tidak berpihak pada Laskar Sambernyawa, Coach Milomir Seslija menegaskan mentalitas anak asuhnya sama sekali tidak ambruk.
Juru taktik yang akrab disapa Milo itu justru membakar semangat pemainnya untuk menjadikan rekor buruk tersebut sebagai bahan bakar motivasi ekstra.
“Tidak masalah, itu hanya rekor di masa lalu. Sekarang saatnya mematahkan rekor tersebut, dan kami akan memulainya dengan kemenangan,” ujar Coach Milo dengan nada optimistis kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (18/5/2026).
Arsitek asal Bosnia tersebut melandaskan rasa percaya dirinya pada progres grafik permainan tim yang melonjak tajam sepanjang putaran kedua.
Ia mengklaim, masuknya beberapa pilar baru di bursa transfer paruh musim telah mengubah fondasi bermain Persis Solo menjadi jauh lebih atraktif dan solid.
"Dalam 16 pertandingan terakhir, jika hanya dihitung pada putaran kedua, posisi kami (Persis) sebenarnya setara dengan peringkat sembilan atau sepuluh di papan tengah. Kami layak bertahan di liga," tambahnya menggebu-gebu.
Menanti Keajaiban di Pekan Ke-34
Misi penyelamatan ini memang membutuhkan kerja keras luar biasa sekaligus dewi fortuna.
Demi bisa eksis di kasta tertinggi musim depan, Persis Solo tidak sekadar dituntut membawa pulang 3 poin penuh dari Serang, tetapi juga harus berdoa agar kompetitor terdekat mereka, Madura United FC, terjungkal dan gagal menang di pertandingan lainnya.
Pertarungan di Banten akhir pekan nanti akan menjadi pembuktian sahih, apakah Laskar Sambernyawa mampu melompat keluar dari bayang-bayang kutukan sejarah, atau justru harus rela terlempar turun kasta ke kompetisi Championship (Liga 2) musim depan.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo