Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Dewa United Takluk di Manahan, Jan Olde Sebut Persis Solo Menang Karena Determinasi

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Minggu, 17 Mei 2026 | 00:03 WIB
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink mengakui Persis Solo tampil lebih lapar dan bermain dengan hati. (Instgram jolderiekerink)
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink mengakui Persis Solo tampil lebih lapar dan bermain dengan hati. (Instgram jolderiekerink)

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Kekalahan Dewa United FC di Stadion Manahan ternyata menyisakan evaluasi tajam dari sang pelatih, Jan Olde Riekerink. Usai tumbang 0-1 dari Persis Solo, pelatih asal Belanda itu secara jujur mengakui timnya kalah dalam urusan mentalitas dan determinasi.

Menurut Jan Olde, Persis Solo tampil jauh lebih lapar demi mempertahankan hidup mereka di kompetisi kasta tertinggi.

Baca Juga: Alexis Messidoro Sentil Keras Persis Solo: Klub Terpuruk Karena Manajemen Buruk

“ Mereka menunjukkan keinginan yang lebih besar untuk menang. Kami tidak bermain dengan hati. Ketika itu terjadi, Anda akan mendapatkan hasil seperti ini,” tegasnya seusai pertandingan, Sabtu (16/5/2026).

Laga di Manahan Stadium memang berlangsung dengan tensi tinggi. Persis Solo datang membawa misi hidup-mati demi menjaga asa lolos dari degradasi.

Sejak menit awal, skuad asuhan Milomir Seslija tampil agresif dan penuh tekanan. Peluang emas pertama lahir pada menit ke-9 melalui kombinasi Dimitri Lima dan Bruno Gomes. Namun upaya tersebut masih mampu digagalkan kiper Dewa United, Stevens Ricardo.

Dewa United sempat merespons lewat peluang Taisei Marukawa pada menit ke-17. Sayangnya, tendangan pemain asal Jepang itu masih melambung di atas mistar.

Babak pertama berakhir tanpa gol. Namun memasuki paruh kedua, permainan berubah semakin keras dan terbuka.

Meski Dewa United sempat mendominasi penguasaan bola, mereka gagal memaksimalkan peluang. Sebaliknya, Persis tampil sangat efektif memanfaatkan momentum.

Baca Juga: Luka Dumancic Jadi Pahlawan! Persis Solo Taklukkan Dewa United di Tengah Tekanan Degradasi

Gol penentu kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-75. Berawal dari sepak pojok Andrei Alba, bola sukses disambar sundulan keras Luka Dumancic yang membuat Stadion Manahan bergemuruh.

Jan Olde mengakui Persis Solo memang sangat berbahaya, terutama dalam skema serangan balik dan duel satu lawan satu.

“Pada babak pertama mereka sangat fokus pada transisi. Nomor sembilan dan sepuluh cukup berbahaya setiap kali mendapatkan situasi satu lawan satu,” ujarnya.

Sementara itu, Milo memuji totalitas para pemain dan dukungan luar biasa dari suporter Persis Solo yang memenuhi stadion.

Baca Juga: Herdman Ingin Timnas Indonesia Lebih Sering Main Tandang, Bidik Mental Garuda untuk Piala Dunia 2030

“Ketika fans dan tim bersatu, saya tidak berpikir banyak tim yang bisa mengalahkan kami di sini,” kata pelatih yang akrab disapa Milo tersebut.

Ia juga menegaskan gol Dumancic bukan kebetulan. Skema sepak pojok itu disebut sudah berkali-kali dilatih sebelum pertandingan.

Di sisi lain, Luka Dumancic mengaku bangga bisa menjadi penentu kemenangan dalam laga penting tersebut.

“Tiga poin ini sangat penting bagi kami untuk bertahan di liga dan ya, kami masih punya harapan. Kami berjuang hari ini dari menit pertama hingga menit terakhir,” ujar bek asal Kroasia itu.

Baca Juga: Acha Septriasa Soroti Toxic Relationship Lewat Film Suamiku Lukaku, Mahasiswa Diajak Peduli Mental Health

Kemenangan tipis 1-0 tersebut membuat asa Persis Solo untuk bertahan di Super League 2025/2026 tetap hidup hingga pekan terakhir.

Kini, nasib Laskar Sambernyawa ikut bergantung pada hasil pertandingan rival mereka, PSIM Yogyakarta melawan Madura United FC pada Minggu (17/5/2026). (hj/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#persis solo vs dewa united #pelatih dewa united #persis solo #Jan Olde Riekerink #dewa united