Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Rekor Buruk Persis Solo Belum Pernah Menang Lawan Dewa United Jadi Ujian Berat di Laga Hidup Mati untuk Bertahan di Kasta Tertinggi

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 15 Mei 2026 | 16:08 WIB
Kodai Tanaka di laga melawan Dewa United.
Kodai Tanaka saat laga melawan Dewa United.

SOLOBALAPAN, OLAHRAGA — Persis Solo berada di persimpangan jalan. Harapan Laskar Sambernyawa untuk bertahan di Super League musim depan kini bergantung pada dua laga terakhir yang terasa seperti misi mustahil.

Setelah mendapatkan "napas tambahan" akibat kekalahan Madura United, tantangan sesungguhnya sudah menanti di depan mata: menjamu Dewa United pada Sabtu (16/5/2026).

Masalahnya, rekor sejarah sama sekali tidak berpihak pada tim kebanggaan Kota Bengawan ini.

Kutukan Dewa United dan Persita

Statistik mencatat rekor pertemuan Persis Solo dengan dua lawan terakhirnya sangat memprihatinkan. Berikut adalah fakta pahit yang harus dihadapi:

Melihat data tersebut, mengamankan 6 poin dari dua laga ini dianggap sebagai pekerjaan yang nyaris mustahil bagi banyak pihak.

Baca Juga: Persis Solo Dalam Tekanan, Dewa United Tetap Kejar Posisi Empat Besar

Apalagi, Persis juga harus bergantung pada hasil buruk Madura United di laga lainnya.

Intensitas Latihan "Gila-gilaan"

Menyadari posisi tim sedang di ujung tanduk, kapten senior Eky Taufik membeberkan bahwa suasana di kamp latihan berubah total.

Tim pelatih meningkatkan intensitas latihan ke level tertinggi guna mempersiapkan mental dan fisik pemain untuk "partai hidup mati".

"Untuk kesiapan teman-teman tentunya persiapannya jauh lebih berat dibandingkan pertandingan sebelumnya. Dalam dua hingga tiga hari terakhir, intensitas latihan kami meningkat sangat tinggi," ujar Eky kepada Radar Solo.

Eky menambahkan bahwa keseriusan ini muncul secara alami karena seluruh pemain menyadari bahwa masa depan klub di kasta tertinggi ditentukan dalam 180 menit ke depan.

Fokus pada Hal yang Bisa Dikendalikan

Meski dihantui rekor buruk, Eky Taufik menegaskan bahwa para pemain memilih untuk menutup telinga dari statistik masa lalu. Fokus utama skuad saat ini adalah memberikan perjuangan maksimal tanpa peduli seberapa kecil peluang yang ada.

“Bagaimanapun situasinya, kami harus tetap berjuang hingga akhir. Apa pun hasil yang akan kami dapatkan nanti, fokus utama kami adalah menyapu bersih dua pertandingan tersisa. Kami ingin memberikan harapan bagi Persis Solo,” pungkasnya.

Stadion Manahan diprediksi akan menjadi saksi perjuangan habis-habisan Laskar Sambernyawa akhir pekan ini. Apakah sejarah baru akan tercipta, ataukah kutukan Dewa United akan benar-benar mengakhiri perjalanan Persis di kasta tertinggi?

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#rekor #persis solo #dewa united