SOLOBALAPAN, SOLO — Ketegangan menyelimuti skuad Persis Solo setelah hasil imbang tanpa gol melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (9/5/2026) lalu.
Bek senior sekaligus kapten tim, Eky Taufik, membeberkan kondisi psikologis para pemain yang sempat terpukul hebat karena merasa peluang bertahan di kasta tertinggi nyaris tertutup.
Namun, "napas tambahan" datang dari hasil pertandingan tim rival, membuat ruang ganti yang tadinya sunyi kini kembali menunjukkan gairah perjuangan.
Kesunyian di Locker Room Manahan
Eky Taufik mengungkapkan bahwa suasana setelah peluit panjang dibunyikan di Stadion Manahan terasa sangat menyesakkan.
Dominasi permainan yang gagal dikonversi menjadi gol membuat para pemain merasa sangat kecewa dan kehilangan arah.
"Mental pemain kemarin setelah imbang lawan Persebaya memang sedikit down. Di ruang ganti terasa sunyi sekali karena memang tidak mendapatkan hasil yang maksimal," ungkap Eky kepada Radar Solo (13/5/2026).
Baca Juga: Persis Solo Tak Bisa Hanya Kunci Messidoro, Dewa United Dinilai Punya Skuad Mewah
Semangat Kembali Berkat "Bantuan" Bhayangkara FC
Keajaiban muncul dua hari berselang ketika Madura United dipaksa menyerah 1-3 oleh Bhayangkara FC.
Hasil tersebut menjaga selisih poin tetap di angka empat, yang artinya secara matematis Persis Solo masih bisa menyalip Madura United.
Hasil itu langsung mengubah atmosfer di sesi latihan Laskar Sambernyawa.
Eky menjelaskan bahwa intensitas latihan tinggi yang diterapkan pelatih membantu pemain memulihkan kepercayaan diri.
"Seluruh pemain sudah menyadari situasi yang kami hadapi saat ini. Mental dan kepercayaan diri tim perlahan kembali meningkat. Saat ini kondisi psikologis para pemain sudah jauh lebih baik," tambahnya.
Hitung-hitungan Bertahan di Super League
Persis Solo saat ini mengoleksi 28 poin dari 32 laga, sementara Madura United mengantongi 32 poin.
Berikut skenario yang harus terjadi agar Persis Solo lolos dari degradasi:
-
Tugas Persis Solo: Wajib memenangkan dua laga sisa melawan Dewa United (16/5) dan Persita Tangerang (23/5).
-
Syarat Tambahan: Madura United harus gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhirnya melawan PSIM Jogja dan PSM Makassar.
Eky menegaskan bahwa saat ini tidak ada ruang untuk menyerah. Seluruh punggawa Laskar Sambernyawa sepakat untuk tampil habis-habisan di dua "partai final" terakhir demi menjaga marwah sepak bola Kota Solo di kasta tertinggi musim depan.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo