Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Tersentuh Loyalitas Suporter, Milo Tegaskan Persis Solo Wajib Bayar dengan Kemenangan

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 13 Mei 2026 | 14:25 WIB
 Milomir Seslija pelatih Persis Solo.
Milomir Seslija pelatih Persis Solo.

SOLO, SOLOBALAPAN.COMPersis Solo memastikan belum mengibarkan bendera putih dalam perjuangan menghindari degradasi dari Super League Indonesia musim 2025/2026.

Dengan dua pertandingan tersisa, Laskar Sambernyawa bertekad bertarung habis-habisan demi mempertahankan tempat di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Semangat pantang menyerah itu semakin menguat setelah Madura United kalah 1-3 dari Bhayangkara FC pada Senin (11/5). Hasil tersebut membuat peluang Persis untuk bertahan tetap terbuka hingga pekan terakhir.

Baca Juga: Tiga Percobaan Bunuh Diri Terjadi di Jembatan Jurug dalam Sebulan, Seluruh Korban Perempuan

Meski demikian, nasib Laskar Sambernyawa belum sepenuhnya berada di tangan sendiri. Tim kebanggaan Kota Bengawan itu wajib memenangi dua laga tersisa sambil berharap Madura United gagal meraih poin penuh dalam pertandingan terakhir mereka.

Menanggapi situasi dramatis tersebut, pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, menilai tekanan yang dihadapi timnya justru menjadi kesempatan untuk menunjukkan perkembangan mental dan kualitas permainan.

Menurut pelatih asal Bosnia dan Herzegovina itu, Persis masih memiliki keyakinan besar untuk keluar dari situasi sulit di penghujung musim.

“Kami terus melangkah ke depan dan tidak akan menyerah. Kami menghadapi lawan-lawan yang semakin kuat, dan ini adalah kesempatan bagi kami untuk berkembang sebagai sebuah tim,” ujar Milo kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Masih Jadi MPV Pilihan Keluarga! Toyota Avanza 2026 Gendong Fitur Safety Sense yang Bikin Makin Aman tapi Tetap Nyaman

Pelatih yang akrab disapa Milo tersebut menegaskan seluruh pemain telah menunjukkan mentalitas bertarung yang tinggi. Ia memastikan skuad Persis akan mengerahkan seluruh kemampuan hingga kompetisi berakhir.

“Kami akan terus berjuang hingga tetes tenaga terakhir,” imbuhnya.

Loyalitas Suporter Jadi Suntikan Moral

Optimisme Persis juga mendapat dorongan besar dari dukungan suporter yang tak pernah surut. Meski jumlah penonton di Stadion Manahan berkurang akibat sanksi, para pendukung tetap hadir memberikan energi tambahan bagi tim.

Milo mengaku terkesan dengan loyalitas suporter Persis. Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak sekadar hadir memenuhi tribun, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi para pemain.

“Penampilan berani kami mendapat apresiasi dari para penonton paling setia dan terbaik kami. Mereka menyambut permainan kami dengan sangat baik dan menilainya secara objektif,” katanya.

Ia juga menyampaikan rasa hormat kepada suporter yang tetap berjuang datang ke stadion di tengah situasi sulit yang dihadapi klub.

“Meskipun jumlah penonton berkurang karena sanksi, mereka tetap berjuang untuk datang ke stadion. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih,” tandasnya.

Baca Juga: Bertahan Sejak 1989, Kue Putu Pak Setu Jadi Buruan Pengunjung Ngarsopuro Solo

Mendapat suntikan moral dari para pendukung, Persis kini dituntut membayar loyalitas tersebut dengan hasil maksimal. Laskar Sambernyawa dijadwalkan menjamu Dewa United pada Sabtu (16/5/2026), sebelum menutup musim lewat laga tandang melawan Persita Tangerang. (hj/an)

 
 
 
Editor : Andi Aris Widiyanto
#laga sisa #madura united #Super League 2025/2026 #persis solo #laskar sambernyawa