Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Persis Solo Dapat “Nyawa Tambahan” dari Eks Pemain, Milo: Kami Akan Berjuang Sampai Akhir

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 13 Mei 2026 | 12:39 WIB
Laga Persis Solo kala melawean Persebaya Surabaya di Stadion Manahan Sabtu (9/5). (M. IHSAN/SOLOBALAPAN.COM)
Laga Persis Solo kala melawean Persebaya Surabaya di Stadion Manahan Sabtu (9/5). (M. IHSAN/SOLOBALAPAN.COM)

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Peluang Persis Solo untuk bertahan di Super League Indonesia kembali terbuka.

Hasil pertandingan antara Madura United melawan Bhayangkara FC, Senin (11/5), memberi tambahan harapan bagi Laskar Sambernyawa keluar dari ancaman degradasi.

Dalam laga tersebut, Madura United gagal menjauh dari zona merah setelah tumbang 1-3 dari Bhayangkara FC. Kekalahan itu membuat persaingan papan bawah masih sangat ketat hingga dua pertandingan tersisa musim ini.

Baca Juga: Pinkan Mambo Resmi Cerai dari Arya Khan, Ungkap Sering Disakiti dan Dibohongi Rumah Tangga Retak, Pinkan Mambo Akui Tak Cocok dengan Arya Khan

Menariknya, dua gol penting Bhayangkara FC justru dicetak oleh mantan pemain Persis Solo, yakni Ryo Matsumura dan Moussa Sidibe.

Ryo Matsumura bukan nama asing bagi publik Stadion Manahan. Gelandang asal Jepang tersebut pernah memperkuat Persis pada musim 2022/2023 dengan status pinjaman dan menjadi motor permainan lini tengah.

Sementara itu, Moussa Sidibe memiliki hubungan lebih panjang dengan klub kebanggaan Kota Bengawan. Pemain asal Mali itu menjadi andalan Persis selama dua musim, yakni 2023/2024 dan 2024/2025.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Ryo mencetak gol penyeimbang pada menit ke-62. Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan Bhayangkara FC.

Baca Juga: Kasus LCC 4 Pilar Kalbar Semakin Panas! Kini Juri Digugat ke PN Jakarta, Satu per Satu Pilih Mundur dari Masalah?

The Guardians kemudian memastikan kemenangan lewat gol Moussa Sidibe pada menit ke-87 sekaligus menutup laga dengan skor 3-1.

Hasil tersebut disambut positif oleh pelatih Persis Solo, Milomir Seslija. Namun, Milo menegaskan kontribusi Ryo dan Sidibe murni lahir dari profesionalisme mereka sebagai pemain.

“Bagus melihat mereka bersikap profesional. Mereka bermain untuk tim mereka masing-masing,” ujar Milo kepada Jawapos Radar Solo, Selasa (12/5).

Menurut pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu, hasil pertandingan lain memang memberi peluang tambahan bagi Persis. Namun, fokus utama tim tetap memperbaiki performa sendiri.

Milo menilai permainan Persis saat menahan imbang Persebaya Surabaya menunjukkan perkembangan signifikan. Timnya mampu menciptakan banyak peluang melawan salah satu tim paling produktif di kompetisi.

Baca Juga: Belajar dari Malaysia dan Thailand, Budiyono Usul Konversi DHE 12 Persen untuk Selamatkan Rupiah

“Kami menciptakan banyak peluang melawan lawan yang sangat kuat, tim yang mencetak 10 gol dalam tiga pertandingan terakhir dan tidak kebobolan satu gol pun,” jelasnya.

Meski begitu, penyelesaian akhir masih menjadi persoalan utama Persis Solo. Sejumlah peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.

Dengan dua pertandingan tersisa, Milo memastikan timnya tidak akan menyerah dalam perjuangan bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Baca Juga: Tabola Bale Tembus Nominasi Music Awards Japan 2026, no na Bersinar di Gold Gala

“Dalam dua pertandingan tersisa, kami akan melakukan yang terbaik untuk tetap bertahan di Super League. Kami akan terus berjuang hingga tetes tenaga terakhir,” tandasnya. (hj/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#ancaman degradasi #madura united #Super League 2025/2026 #persis solo #laskar sambernyawa