Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Skenario Persis Solo Keluar dari Zona Merah dan Bertahan di Liga 1: Bergantung pada Kemenangan Sendiri dan Hasil Buruk Rival

Didi Agung Eko Purnomo • Minggu, 10 Mei 2026 | 16:41 WIB
 Milomir Seslija pelatih Persis Solo.
Milomir Seslija pelatih Persis Solo.

SOLOBALAPAN, SOLO — Tekanan besar tengah menyelimuti Persis Solo dalam mengarungi sisa musim BRI Super League 2025/2026.

Laskar Sambernyawa kini berada di situasi hidup-mati untuk mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Posisi Persis Solo yang masih terjerembap di papan bawah klasemen membuat setiap pertandingan di penghujung musim ini terasa seperti laga final.

Duel melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan pun ditempatkan sebagai titik balik krusial yang akan menentukan nasib tim kebanggaan warga Surakarta ini.

Hitung-hitungan Poin: Wajib Sapu Bersih

Secara matematis, peluang Persis Solo untuk lolos dari jeratan degradasi masih terbuka, namun dengan syarat yang sangat berat.

Baca Juga: Persis Solo Gagal Menang Lawan Persebaya: Langkah Makin Berat, Milomir Seslija Blak-blakan Sulit Keluar Zona Degradasi

Laskar Sambernyawa idealnya harus mampu menyapu bersih poin di tiga laga tersisa melawan Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Persita Tangerang.

Jika Persis gagal meraih poin maksimal, terutama saat rival terdekat seperti Persijap Jepara mampu mengamankan kemenangan, maka selisih poin akan melebar secara signifikan.

Apabila jarak poin melebar hingga tujuh angka, maka secara teknis peluang Persis untuk mengejar posisi aman akan tertutup dalam dua laga terakhir.

Keuntungan Kandang di Stadion Manahan

Laga melawan Persebaya menjadi sangat krusial karena statusnya sebagai laga kandang.

Dukungan penuh dari ribuan suporter di Stadion Manahan diharapkan mampu memberikan suntikan moral dan energi ekstra bagi para pemain.

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, telah menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain dengan disiplin tinggi.

"Seluruh pertandingan tersisa adalah final bagi kami. Kami harus tetap fokus dan memberikan yang terbaik demi menjaga peluang bertahan," tegas Milo.

Kesiapan Skuad: Dejan Tumbas Siap Tempur

Lini depan Persis Solo dipastikan akan tampil habis-habisan. Striker andalan mereka, Dejan Tumbas, menyatakan bahwa seluruh pemain sudah dalam kondisi siap tempur dan menyadari pentingnya tiga poin dari tangan Bajul Ijo.

Kemenangan bukan hanya soal tambahan poin di klasemen, tetapi juga soal menjaga mentalitas tim agar tetap optimis menghadapi dua laga pamungkas musim ini.

Nasib Persis kini berada di tangan mereka sendiri, sembari berharap tim-tim pesaing di zona merah terpeleset di sisa kompetisi.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#liga 1 #skenario #persis solo #zona merah