Persis Solo vs Persebaya: Dejan Tumbas Siap Kesampingkan Kenangan Indah Demi Selamatkan Laskar Sambernyawa

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Sabtu, 9 Mei 2026 | 14:12 WIB
Ikon Wong Mangap, Dejan Tumbas resmi tinggalkan Persebaya Surabaya dan gabung Persis Solo.
Ikon Wong Mangap, Dejan Tumbas resmi tinggalkan Persebaya Surabaya dan gabung Persis Solo.

SOLOBALAPAN, SOLO — Pekan ke-32 Super League 2025/2026 akan menyajikan duel sarat gengsi dan emosi antara Persis Solo menjamu Persebaya Surabaya.

Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu (9/5/2026), menjadi pertaruhan hidup mati bagi tim tuan rumah yang tengah berjuang lepas dari jerat degradasi.

Di tengah tekanan besar tersebut, sorotan tajam tertuju pada pilar Laskar Sambernyawa, Dejan Tumbas. Pemain berusia 26 tahun ini harus menghadapi mantan klub yang pernah ia bela dan cintai pada musim sebelumnya.

Kenangan Indah Bersama Bajul Ijo

Bagi Dejan Tumbas, Persebaya bukanlah sekadar lawan biasa.

Meski hanya berseragam hijau selama satu musim (2024/2025), ia telah mengukir kesan mendalam di hati para Bonek. Ungkapan perpisahan emosional yang pernah ia tulis menjadi bukti betapa spesialnya Kota Pahlawan baginya.

Baca Juga: Persis vs Persebaya Digelar dengan Penonton, Masuk Manahan Harus KTP Solo Raya

"Satu tahun yang penuh dengan semangat, pengorbanan, perjuangan, dan kenangan yang akan selalu saya ingat," tulis Dejan dalam pesan perpisahannya beberapa waktu lalu.

Profesionalisme di Tengah Tekanan

Kini, situasi menuntut Dejan untuk bersikap dingin. Persis Solo berada dalam posisi sulit di papan bawah klasemen.

Tiga poin dari laga kontra Persebaya adalah harga mati jika Laskar Sambernyawa ingin tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan.

Kepada Jawa Pos Radar Solo, Dejan mengakui adanya ikatan emosional yang kuat, namun ia menegaskan komitmennya untuk klub kebanggaan warga Solo saat ini.

"Ini pasti akan menjadi pertandingan yang emosional karena saya merasakan dukungan luar biasa dari Bonek. Namun sekarang saya sepenuhnya fokus bersama Persis Solo, dan tanggung jawab saya adalah membantu tim ini meraih hasil terbaik," tegas Dejan.

Motivasi Tambahan di Manahan

Pertandingan melawan mantan klub sering kali menjadi pedang bermata dua bagi seorang pemain.

Namun bagi Dejan, ia memilih menjadikannya sebagai bahan bakar motivasi tambahan. Ia berharap kehadirannya di lapangan bisa memberikan kontribusi krusial bagi Persis Solo di sisa musim yang semakin kritis ini.

Duel ini diprediksi akan berlangsung sengit.

Di satu sisi, Persebaya datang dengan ambisi meraih poin, sementara di sisi lain, Persis Solo harus habis-habisan mengandalkan semangat juang pemain seperti Dejan Tumbas untuk mengamankan posisi mereka di Liga.

(hj/nik)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
dejan tumbas persis solo laskar sambernyawa persebaya