SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Hasil mengejutkan terjadi dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-31.
Persis Solo harus menelan kekalahan telak 2-5 dari Malut United di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (2/5/2026), dalam laga yang penuh dinamika.
Pertandingan sempat tertunda sekitar satu setengah jam akibat hujan deras disertai petir.
Baca Juga: Hari Keempat Riuh Fest 3x3 Kian Meriah, Zumba dan Diskoplo Panaskan Suasana
Kick-off yang awalnya dijadwalkan pukul 19.00 WIB baru dimulai pukul 20.30 WIB, dengan kondisi lapangan yang masih tergenang dan memengaruhi kualitas permainan kedua tim.
Di awal laga, Persis Solo tampil lebih adaptif terhadap kondisi lapangan. Tekanan mereka berbuah gol pada menit ke-15 melalui Bruno Gomes, yang membawa tim tamu unggul lebih dulu.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Malut United merespons cepat lewat gol David da Silva pada menit ke-18, sekaligus menjadi titik balik permainan.
Baca Juga: Bareskrim Ungkap Praktik Oplosan LPG Subsidi di Klaten, Soroti Lemahnya Pengawasan Distribusi
Momentum krusial terjadi pada menit ke-29 saat Gustavo Franca diganjar kartu merah usai tinjauan VAR. Secara teori, situasi ini seharusnya menguntungkan Persis yang unggul jumlah pemain.
Namun yang terjadi justru sebaliknya.
Efektivitas Malut United dan Lemahnya Antisipasi Persis
Bermain dengan sepuluh orang, Malut United justru tampil lebih efektif. Mereka memaksimalkan situasi bola mati yang berulang kali gagal diantisipasi lini pertahanan Persis.
David da Silva kembali mencetak gol pada menit ke-39, sebelum melengkapi hat-trick melalui eksekusi penalti di penghujung babak pertama. Malut United menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1.
Baca Juga: Dari Solo hingga Madura, Polisi Bongkar Jaringan Pencuri Motor Bermodus Kunci Modifikasi
Masuk babak kedua, masalah Persis belum teratasi. Gol Nelson Junior pada menit ke-50—lagi-lagi dari skema bola mati—menjadi indikasi jelas lemahnya organisasi pertahanan.
Yakob Sayuri kemudian memperlebar skor menjadi 5-1 pada menit ke-68, mempertegas dominasi Malut United meski dalam kondisi inferior secara jumlah pemain.
Persis Solo hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Arkhan Kaka pada menit ke-78. Hingga peluit akhir, skor 5-2 tidak berubah.
Catatan Evaluasi
Kekalahan ini menjadi sorotan tersendiri bagi Persis Solo. Selain gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, lini pertahanan terlihat rapuh terutama dalam mengantisipasi bola mati—situasi yang justru menjadi sumber mayoritas gol lawan.
Baca Juga: Pasien RSUD Moewardi Solo Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Gedung Flamboyan
Di sisi lain, Malut United menunjukkan efektivitas tinggi serta disiplin permainan, bahkan saat bermain dengan sepuluh pemain selama lebih dari satu jam.
Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Persis Solo jelang laga-laga penentuan di akhir musim. (hj/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto