SOLOBALAPAN, SURAKARTA - Persis Solo akhirnya bisa bernapas lega. Laskar Sambernyawa sukses mengamankan kemenangan krusial saat menjamu Semen Padang di Stadion Manahan, Minggu (12/4/2026), pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026.
Pahlawan dalam laga tersebut tak lain adalah gelandang anyar asal Serbia, Miroslav Maricic. Pemain yang akrab disapa Micky ini berhasil mencetak gol debutnya yang sekaligus menjadi penentu kemenangan tim di tengah kondisi lapangan yang sulit.
Penentu di Momen Krusial
Maricic membuktikan kualitasnya sebagai pembeda. Di tengah tekanan besar untuk menjauh dari zona merah, ia hadir sebagai solusi di lini depan.
Gol tersebut lahir dari satu-satunya tembakan tepat sasaran yang ia lepaskan, menunjukkan efektivitas tinggi sang pemain berusia 28 tahun tersebut.
Meski mengaku sangat lelah usai laga, Maricic menegaskan bahwa kepentingan tim jauh di atas kepuasan pribadinya.
“Mencetak gol debut saya merasa senang, tapi hal yang terpenting adalah di laga ini kita bisa meraih tiga poin menghadapi tim yang berkualitas,” ujar Maricic.
Statistik Impresif sang "Player of the Match"
Sepanjang laga, Maricic tidak hanya tajam di depan gawang, tetapi juga bekerja keras dalam transisi permainan. Berdasarkan data statistik, ia layak dinobatkan sebagai pemain terbaik dengan catatan:
-
Rating: 7,6
-
Sentuhan Bola: 63 kali
-
Key Passes: 3 umpan kunci
-
Duel Darat: Memenangkan 5 dari 12 duel
-
Pertahanan: 5 recovery bola dan 3 sapuan (clearing)
Taklukkan Medan "Banjir" di Manahan
Pertandingan sempat berubah menjadi sangat sulit di babak kedua lantaran lapangan yang mulai tergenang air akibat hujan deras.
Kondisi ini memaksa Persis Solo meninggalkan gaya permainan pendek (short passing) mereka.
“Kami terpaksa memainkan bola-bola panjang dan itu bukan gaya permainan kami.
Namun kami tidak menyerah dan berhasil meraih tiga poin,” tegas Maricic. Strategi adaptif ini terbukti ampuh untuk mengamankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan "Enam Poin"
Kemenangan atas Semen Padang dinilai Maricic sebagai kemenangan yang bernilai ganda.
Hal ini dikarenakan kedua tim merupakan rival langsung dalam persaingan papan bawah.
Tambahan tiga poin ini secara otomatis membawa Persis Solo merangkak naik dan keluar dari zona degradasi untuk sementara waktu.
Hasil ini menjadi modal moral yang sangat besar bagi anak asuh pelatih Persis Solo dalam menatap sisa musim demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo