Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Lini Serang Masih Kurang Tajam, Milomir Seslija Tuntut Seluruh Pemain Persis Solo Berani Cetak Gol di Sisa Laga Super League

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 10 April 2026 | 15:45 WIB
Bruno Gomes tampil tajam bersama Persis Solo. (Dok. Persis Solo)
Bruno Gomes tampil tajam bersama Persis Solo. (Dok. Persis Solo)

SOLOBALAPAN, SURAKARTA - Masalah penyelesaian akhir masih menjadi "momok" bagi Persis Solo dalam mengarungi BRI Super League 2025/2026.

 Laskar Sambernyawa dinilai belum konsisten dalam mengonversi peluang emas menjadi gol, seperti yang terlihat saat ditahan imbang PSM Makassar pada pekan ke-26, Sabtu (4/4/2026).

Berdasarkan statistik pertandingan tersebut, Persis Solo melepaskan 11 tembakan, namun hanya 4 yang tepat sasaran. Dari minimnya efektivitas itu, mereka hanya mampu menyarangkan satu gol melalui aksi individu Roman Paparyha.

Bukan Hanya Tugas Striker

Pelatih Kepala Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin hanya bertumpu pada lini serang untuk urusan mencetak gol.

Pelatih yang akrab disapa Milo ini menuntut seluruh penggawa Laskar Sambernyawa memiliki insting gol yang tajam di posisi mana pun mereka berada.

"Anda tahu, ini bukan hanya tentang satu atau dua pemain yang mencetak gol, tetapi seluruh tim harus bisa mencetak gol. Kami sudah memainkan sembilan pertandingan karena ini tim baru, tempo baru, dan sedang membangun chemistry," ujar Milo kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga: Target Harga Mati Lawan Semen Padang, Kapten Persis Solo Andrei Alba Sebut Laga Berikutnya Penentu Nasib

Milo bahkan memberikan contoh nyata pada sosok Dejan Tumbas, gelandang yang kerap memberikan ancaman serius ke gawang lawan meski tidak berada di posisi striker murni.

Fokus Pada Penguasaan Bola dan Pengambilan Keputusan

Guna membenahi kelemahan tersebut, pelatih berkebangsaan Bosnia ini fokus menempa anak asuhnya dalam sesi latihan di Lapangan Sriwaru. Ia ingin para pemain lebih berani mengambil keputusan saat memegang bola untuk menciptakan peluang spontan.

“Apa yang kami lakukan adalah melatih peran dengan bola, bukan tanpa bola. Itulah sebabnya para pemain masih banyak yang harus ditingkatkan dan tim terus berkembang," jelasnya.

Delapan Laga Hidup Mati

Dengan sisa delapan pertandingan di musim ini, Persis Solo tidak memiliki banyak ruang untuk melakukan kesalahan. Milo menyadari bahwa lawan-lawan yang akan dihadapi ke depan tidaklah mudah.

Jika masalah penyelesaian akhir ini tidak segera teratasi, posisi Persis bisa terancam terperosok ke zona degradasi.

Konsistensi fisik dan kelengkapan skuad tanpa cedera menjadi harapan utama Milo agar target bertahan di kasta tertinggi liga Indonesia tetap terjaga.

Profil Tokoh: Milomir Seslija

  • Nama Lengkap: Milomir Seslija (Coach Milo)

  • Lahir: Sarajevo, Bosnia, 21 Juli 1964

  • Karier di Indonesia: Pernah menukangi Arema FC, Madura United, PSM Makassar, hingga Borneo FC.

  • Prestasi: Dikenal sebagai pelatih yang gemar memainkan sepak bola menyerang dan memiliki kemampuan motivasi yang kuat bagi pemain muda.

  • Status: Pelatih Kepala Persis Solo (Sejak paruh musim 2025/2026).

(did)

 

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#milomir seslija #lini serang #persis solo #Super League