Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Banding Persis Solo Ditolak PSSI, Kapan Sanksi Berlaku? Imbas Kericuhan Lawan Persijap, Tribun Utara dan Selatan Stadion Manahan Bakal Ditutup

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 3 April 2026 | 16:10 WIB
Suporter Persijap dan Persis Solo saat saling lempar di Stadion GBK, Kamis (5/3/2026) malam.
Suporter Persijap dan Persis Solo saat saling lempar di Stadion GBK, Kamis (5/3/2026) malam.

 

SOLOBALAPAN, SURAKARTA - Upaya manajemen Persis Solo untuk meringankan sanksi akibat insiden kericuhan suporter dalam laga melawan Persijap Jepara menemui jalan buntu.

Komite Banding PSSI secara resmi menolak seluruh permohonan banding yang diajukan Laskar Sambernyawa, sekaligus menguatkan keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI sebelumnya.

Keputusan ini menjadi tamparan keras bagi klub kebanggaan warga Solo tersebut, mengingat sanksi yang dijatuhkan tidak hanya berdampak pada kehadiran penonton di stadion, tetapi juga kerugian finansial yang cukup fantastis bagi kas klub.

Sanksi Tanpa Penonton dan Penutupan Tribun

Berdasarkan amar putusan terbaru, Persis Solo dinyatakan terbukti melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025 terkait tanggung jawab klub atas tingkah laku buruk penonton.

Baca Juga: 9 Laga Sisa BRI Super League, Persis Solo Fokus Bangun Chemistry dan Fondasi Mental Laskar Sambernyawa

Berikut adalah rincian hukuman yang harus dijalani oleh Laskar Sambernyawa:

Kerugian Finansial Mencapai Rp200 Juta

Tak hanya rugi karena stadion yang bakal sepi, manajemen Persis Solo juga harus menanggung beban finansial yang sangat berat. Selain denda administratif yang diputuskan oleh Komdis, biaya proses banding pun kini hangus begitu saja.

Persis Solo dikenai denda sebesar Rp150 juta.

Tidak hanya itu, uang jaminan banding sebesar Rp50 juta yang sebelumnya telah disetorkan kini dinyatakan hangus dan masuk ke kas PSSI karena permohonan banding ditolak seluruhnya.

Total, Laskar Sambernyawa harus merelakan dana sebesar Rp200 juta akibat insiden ini.

Harapan Manajemen untuk Refleksi Suporter

Pihak manajemen Persis Solo melalui rilis resminya mengonfirmasi hasil pahit tersebut dan berharap sanksi ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen pendukung.

Evaluasi menyeluruh bersama suporter menjadi prioritas agar atmosfer di Stadion Manahan kembali kondusif.

"Keputusan ini menguatkan Keputusan Komite Disiplin PSSI Nomor: 200/L1/SK/KD-PSSI/III/2026 tanggal 11 Maret 2026," tulis pernyataan resmi klub pada Jumat (3/4/2026). Sanksi ini diharapkan menjadi titik balik bagi kedewasaan suporter sepak bola di Surakarta agar tidak merugikan tim kesayangannya di sisa kompetisi.

(did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#persijap #persis solo #kericuhan #pssi #sanksi