SOLOBALAPAN, YOGYAKARTA - Pemusatan latihan (training centre/TC) Persis Solo di Yogyakarta bukan sekadar ajang mengasah fisik dan taktik.
Selama empat hari intensif, Laskar Sambernyawa memanfaatkan momentum ini sebagai wadah "reset" untuk memperkuat chemistry antar pemain serta membenahi aspek mentalitas bertanding.
Membangun Chemistry di Luar Lapangan
Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, menekankan bahwa hidup bersama dalam satu lingkungan selama TC memberikan dampak signifikan terhadap keharmonisan skuad.
Aktivitas sederhana seperti makan, tidur, dan berbincang santai dalam satu atap menjadi kunci terbentuknya ikatan emosional yang lebih kuat dibandingkan rutinitas latihan biasa di Solo.
“Mereka membuat chemistry yang jauh lebih baik. Kami berada bersama selama 4 atau 5 hari. Makan bersama, tidur bersama, dan berbicara bersama,” ujar pelatih yang akrab disapa Milo tersebut, Kamis (2/4/2026).
Milo meyakini bahwa hubungan yang solid di luar lapangan akan bertransformasi menjadi koordinasi yang lebih efektif saat para pemain berjibaku di dalam lapangan hijau.
Soroti Kontrol Emosi dan Minimalkan Kesalahan
Selain aspek kekompakan, pelatih asal Bosnia ini memberikan perhatian khusus pada kekuatan mental dan kontrol emosi. Di fase akhir kompetisi yang krusial, tekanan pertandingan dipastikan akan meningkat tajam.
Milo mengingatkan anak asuhnya bahwa respons terhadap kesalahan di lapangan adalah kunci kemenangan.
“Mereka harus mengontrol emosi. Semua orang membuat kesalahan dan harus menanggungnya. Yang penting adalah membuat lebih sedikit kesalahan daripada lawan,” tegas Milo.
Poin Utama Hasil TC Persis Solo di Jogja:
-
Penguatan Hubungan: Intensitas interaksi 24 jam meningkatkan kesolidan antar pemain dan ofisial.
-
Kesamaan Visi: Pemain memiliki pemahaman yang seragam terkait target di 9 laga sisa musim ini.
-
Kematangan Mental: Penekanan pada kontrol emosi dan fokus tinggi untuk meminimalisir kesalahan teknis.
-
Kesiapan Psikologis: Membangun karakter kuat untuk menghadapi tekanan zona kompetisi yang ketat.
Menatap 9 Laga Krusial
Dengan berakhirnya TC ini, Persis Solo optimistis menatap sisa musim BRI Super League 2025/2026.
Fondasi mental dan kebersamaan yang telah dibangun di Yogyakarta diharapkan menjadi senjata tambahan bagi Laskar Sambernyawa untuk tampil lebih konsisten dan efektif guna meraup poin maksimal di setiap pertandingan mendatang. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo