Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Buntut Kericuhan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Manajemen Persis Solo Soroti Kelalaian Panpel Persijap Jepara dan Salah Kaprah Aturan PSSI

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Selasa, 31 Maret 2026 | 15:46 WIB
Skuad Persis Solo.
Skuad Persis Solo.

 

SOLOBALAPAN, SURAKARTA - Manajemen Persis Solo resmi melayangkan memori banding kepada Komite Banding PSSI terkait sanksi berat yang menjerat Laskar Sambernyawa.

 Sebelumnya, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman larangan lima pertandingan kandang tanpa penonton serta denda puluhan juta rupiah menyusul kericuhan antar suporter saat laga tandang melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (5/3/2026).

Menilai Ada Kekeliruan Penerapan Regulasi

Direktur Utama PT Persis Solo Saestu (PSS), Ginda Ferachtriawan, menegaskan bahwa langkah banding ini diambil karena pihak klub menilai adanya ketidaktepatan dalam penerapan pasal sanksi.

 Persis Solo berargumen bahwa hukuman larangan penonton pada laga kandang tidak relevan untuk pelanggaran yang dilakukan oleh suporter saat berstatus sebagai tim tamu.

"Dalam ketentuan Kode Disiplin PSSI, sudah sangat jelas disebutkan bahwa sanksi untuk pelanggaran oleh suporter tim tamu adalah pembatasan pada laga tandang berikutnya, bukan pertandingan kandang. Karena itu, kami menilai keputusan ini tidak tepat dan tidak proporsional," ujar Ginda, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga: Statistik Ngeri Dejan Tumbas di Persis Solo: Jawaban Berkelas Milomir Seslija Atas Kritik Suporter Laskar Sambernyawa

Poin-Poin Keberatan Persis Solo:

Dalam memori bandingnya, manajemen Laskar Sambernyawa menyertakan beberapa fakta lapangan dan argumen hukum sebagai berikut:

Sorotan Terhadap Kerusakan Fasilitas

Insiden yang memicu sanksi ini terjadi setelah laga usai, di mana suporter dilaporkan melakukan perusakan fasilitas stadion, mulai dari kursi tribune hingga pagar pembatas.

Meski menyayangkan kejadian tersebut, manajemen Persis menegaskan tanggung jawab tersebut tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada klub tamu mengingat adanya faktor kelalaian penyelenggara dalam penyekatan massa.

Detail Sanksi yang Dibanding:

Aspek Sanksi Keputusan Awal Komdis PSSI Harapan Banding Persis
Laga Kandang 5 Pertandingan Tanpa Penonton Dicabut/Dibatalkan
Laga Tandang - Penyesuaian sesuai regulasi away
Denda Sekurang-kurangnya Rp 30 Juta Peninjauan ulang fakta lapangan

Persis Solo berharap Komite Banding PSSI dapat meninjau kasus ini secara objektif dengan mempertimbangkan seluruh fakta hukum yang ada.

Keputusan ini sangat krusial bagi Persis, mengingat bermain tanpa dukungan suporter di Stadion Manahan dalam lima laga beruntun akan berdampak besar pada sisi psikologis pemain maupun finansial klub.

(hj/did) 

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#persijap jepara #persis solo #kericuhan #pssi #gelora bumi kartini