SOLOBALAPAN, SURAKARTA - Kabar kurang sedap menghampiri Persis Solo di tengah persiapan serius mereka menghadapi sisa kompetisi Super League 2025/2026.
Laskar Sambernyawa terancam melakoni laga kandang tanpa dukungan penonton di Stadion Manahan akibat sanksi disiplin yang membayangi.
Situasi ini tentu menjadi pukulan berat bagi tim, mengingat dukungan suporter sangat krusial sebagai "pemain ke-12" demi mengamankan posisi Persis agar tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Buntut Bentrokan di Pekan ke-24
Sanksi berat yang diterima Persis Solo merupakan konsekuensi dari insiden bentrokan suporter saat laga melawan Persijap Jepara pada pekan ke-24, Kamis (5/3/2026) lalu.
Meskipun manajemen Persis telah resmi mengajukan banding, hingga saat ini belum ada kepastian dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI apakah hukuman tersebut akan dianulir atau tetap berlaku sesuai keputusan awal.
Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, berharap ada kebijakan dari pihak berwenang agar para pendukung setia Laskar Sambernyawa tetap diizinkan masuk ke tribun.
Kehadiran suporter dinilai sangat membantu dalam memberikan tekanan mental bagi lawan yang bertamu ke Kota Bengawan.
Pesan Milomir Seslija untuk Suporter
Menanggapi situasi pelik ini, pelatih yang akrab disapa Milo tersebut memilih untuk tetap berpikiran positif. Meski kecewa jika stadion harus kosong, ia meyakini energi dari para suporter akan tetap sampai ke para pemain di dalam lapangan.
"Saya berharap mereka akan mempertimbangkan keluhan kami dan mengizinkan para suporter kami hadir menyaksikan pertandingan di Stadion Manahan," ujar Milomir Seslija, Jumat (27/3/2026).
Ia juga menambahkan bahwa dirinya percaya semuanya akan baik-baik saja karena mentalitas pemain sudah ditempa dengan keras. "Kami akan bermain dengan kehadiran para suporter meski tak hadir secara langsung di stadion," sambungnya.
Fokus Kerja Keras di Pemusatan Latihan
Di tengah ketidakpastian sanksi, skuad Persis Solo saat ini tengah fokus menjalani pemusatan latihan (Training Center) di Yogyakarta.
Program yang berlangsung pada 25-28 Maret ini bertujuan untuk mematangkan taktik dan fisik pemain demi menyapu bersih poin di sembilan laga sisa.
Data Persiapan Persis Solo Jelang Akhir Musim:
| Agenda | Detail Informasi |
| Lokasi TC | Yogyakarta |
| Durasi TC | 4 Hari (25 - 28 Maret 2026) |
| Sisa Pertandingan | 9 Laga Penentuan |
| Status Sanksi | Dalam Proses Banding ke Komdis PSSI |
| Penyebab Sanksi | Bentrokan suporter vs Persijap Jepara (Pekan 24) |
Profil Singkat Milomir Seslija
-
Nama Lengkap: Milomir Seslija
-
Tempat, Tanggal Lahir: Sarajevo, 21 Juli 1964
-
Kebangsaan: Bosnia dan Herzegovina
-
Posisi: Pelatih Kepala Persis Solo
-
Gaya Kepelatihan: Kedisiplinan tinggi, taktik menyerang, dan penguatan mentalitas pemain.
Dukungan suporter dikabarkan tidak akan surut meskipun pintu tribun tertutup.
Muncul gerakan dari para fans yang berjanji akan tetap hadir di area luar stadion untuk memberikan dukungan vokal agar terdengar hingga ke dalam lapangan.
Semangat ini diharapkan menjadi bahan bakar tambahan bagi Laskar Sambernyawa untuk terus berjuang di sisa musim. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo