SOLOBALAPAN, SURAKARTA - Persis Solo kini berada di persimpangan jalan krusial untuk menentukan nasib mereka di kompetisi kasta tertinggi, BRI Super League 2025/2026.
Meski menunjukkan grafik peningkatan performa di bawah asuhan Milomir Seslija dengan catatan enam laga tak terkalahkan, posisi Laskar Sambernyawa belum sepenuhnya bebas dari jerat degradasi.
Dengan koleksi 20 poin di peringkat ke-15, tim kebanggaan warga Kota Bengawan ini dituntut tampil ekstra waspada dalam sembilan pertandingan tersisa.
Tantangan semakin berat mengingat adanya sanksi lima laga kandang tanpa penonton yang berpotensi menggerus keuntungan bermain di Stadion Manahan.
Fase Pertama: Mengincar Poin dari Tim Selevel
Langkah awal Persis untuk bertahan dimulai dengan menghadapi lawan-lawan yang secara kekuatan relatif seimbang.
Dalam tiga laga terdekat, Persis akan menantang PSM Makassar, Semen Padang, dan Arema FC.
Duel melawan Semen Padang menjadi yang paling krusial karena status mereka sebagai pesaing langsung di papan bawah.
Sementara itu, Arema FC yang tengah dalam tren negatif usai menelan tiga kekalahan beruntun menjadi sasaran empuk bagi Laskar Sambernyawa untuk mencuri poin penuh.
Jika Persis mampu menyapu bersih atau minimal meraih tujuh poin di fase ini, mentalitas pemain akan jauh lebih stabil menghadapi laga-laga berikutnya yang jauh lebih berat.
Ujian Berat Melawan Raksasa Papan Atas
Usai melewati fase tim selevel, Persis Solo akan langsung dihadapkan pada "tembok raksasa".
Rangkaian jadwal berat menanti melawan tim-tim penghuni papan atas yang tengah bersaing di jalur juara.
Persis harus bertamu ke markas Persija Jakarta dan menjamu tim kuat seperti Persebaya Surabaya serta Malut United.
Berikut adalah pembagian fase sembilan laga sisa Persis Solo:
| Fase Laga | Lawan Pertandingan | Status |
| Fase 1 (Tim Selevel) | PSM Makassar, Semen Padang, Arema FC | Momentum poin maksimal |
| Fase 2 (Papan Atas) | Bhayangkara FC, Persija Jakarta, Malut United, Persebaya Surabaya | Ujian konsistensi pertahanan |
| Fase 3 (Penentuan) | Dewa United, Persita Tangerang | Penentu nasib akhir musim |
Target 35 Poin untuk Amankan Posisi
Secara hitung-hitungan matematis, Persis Solo saat ini mengantongi 20 poin.
Untuk mencapai zona aman dari ancaman turun kasta, Laskar Sambernyawa diprediksi harus mengumpulkan setidaknya 35 poin di akhir musim.
Baca Juga: Andrei Alba Sebut Liga Indonesia Lebih Kompetitif dari India, Pembinaan Pemain Jadi Kunci
Artinya, dari sembilan laga tersisa, Persis minimal harus memenangkan 4 hingga 5 pertandingan.
Satu kendala utama adalah hilangnya dukungan langsung dari suporter di Stadion Manahan akibat sanksi Komdis PSSI.
Padahal, dua laga kandang terakhir Persis di Manahan berakhir dengan kemenangan manis atas Persik Kediri (2-1) dan Bali United (3-0).
Tanpa pemain ke-12 di tribun, Milomir Seslija harus memutar otak agar atmosfer Manahan tetap angker bagi tim tamu demi mengamankan poin-poin krusial tersebut.
Ringkasan Kondisi Persis Solo Saat Ini
-
Peringkat Klasemen: 15
-
Poin Saat Ini: 20 Poin
-
Sisa Pertandingan: 9 Laga
-
Target Poin Aman: ±35 Poin
-
Kendala Utama: Sanksi 5 laga kandang tanpa penonton.
-
Tren Terakhir: 6 Pertandingan tanpa kekalahan.
(did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo