SOLOBALAPAN, SURAKARTA - Duel krusial yang mempertaruhkan nasib di kasta tertinggi sepak bola Indonesia akan tersaji di Stadion Manahan, Solo, pada Kamis malam, 12 Maret 2026.
Persis Solo dijadwalkan menjamu tim kuat Bali United dalam laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 yang dijadwalkan kickoff pukul 20.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi sangat vital bagi Laskar Sambernyawa mengingat posisi mereka yang saat ini masih terjerembab di zona merah.
Dukungan penuh dari publik sendiri diharapkan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi anak asuh Milomir Seslija untuk mengamankan poin penuh demi menjaga asa tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Tekanan besar kini berada di pundak para pemain untuk menunjukkan performa terbaik mereka dalam laga yang diprediksi akan berlangsung sengit sejak menit awal.
Misi Bangkit dan Dilema Milomir Seslija
Persis Solo dituntut wajib meraih kemenangan di kandang karena persaingan papan bawah semakin mencekam setelah rival mereka, Semen Padang, sukses membungkam PSBS Biak.
Jika mampu mengalahkan Bali United, Persis akan mengoleksi 20 poin, menyamai perolehan Madura United dan Persijap Jepara, sekaligus mengirim PSBS Biak ke posisi juru kunci.
Meski sempat diultimatum manajemen untuk meraih hasil maksimal di laga sebelumnya, Milomir Seslija rupanya masih diberikan kepercayaan untuk memimpin tim di pinggir lapangan pada laga malam nanti.
"Laga melawan Bali kami harus tenang dan terkontrol. Pemain harus bermain dengan hati.
Bali tim berbahaya, tapi kami tetap harus bisa menang di laga ini,” ujar Milo dalam sesi jumpa pers.
Kepercayaan manajemen ini tentu harus dibayar tuntas oleh sang pelatih dengan strategi jitu guna meredam agresivitas serangan Laskar Tridatu yang dikenal memiliki kedalaman skuad yang sangat mumpuni.
Statistik Pertemuan: Persis Punya Kans di Manahan
Secara statistik pertemuan, kedua tim menunjukkan catatan yang cukup berimbang dalam beberapa musim terakhir.
Dari tujuh duel terakhir, Persis mencatat dua kemenangan dan dua hasil imbang, sementara Bali United unggul tipis dengan tiga kemenangan.
Menariknya, dua pertemuan terakhir kedua tim selalu berakhir tanpa pemenang, termasuk skor kacamata 0-0 saat Persis bertandang ke markas Serdadu Tridatu pada November 2025 lalu.
Catatan lima laga terakhir Persis yang meraih satu kemenangan dan empat hasil imbang menunjukkan bahwa Laskar Sambernyawa cukup sulit dikalahkan, meski masih minim dalam mengonversi peluang menjadi gol.
Sebaliknya, Bali United datang dengan modal kemenangan atas Arema FC, namun mereka memiliki catatan kekalahan yang lebih banyak dalam lima pertandingan terakhir jika dibandingkan dengan tuan rumah.
Rekor apik Persis di Manahan, seperti kemenangan 3-1 pada Agustus 2023, menjadi bukti bahwa Stadion Manahan bisa menjadi tempat yang angker bagi Bali United.
Bali United Tanpa Eks Punggawa Persis Solo
Bali United dipastikan tidak akan diperkuat oleh salah satu pemain bertahannya, Rizky Dwi Febrianto, yang merupakan mantan penggawa Persis Solo.
Bek kanan tersebut dipastikan absen lantaran mengalami cedera kepala ringan saat berbenturan dalam laga melawan Arema FC pekan lalu.
Dokter tim Bali United, Ganda Putra, menjelaskan bahwa Rizky mengalami gangguan penglihatan dan mual, sehingga tim medis merekomendasikan sang pemain untuk beristirahat demi keamanan kondisinya.
Absennya Rizky Dwi tentu menjadi sedikit kerugian bagi pelatih Johnny Jansen dalam meracik lini pertahanan, mengingat sang pemain memiliki kecepatan yang baik.
Namun, Bali United tetap menargetkan poin penuh untuk terus bersaing di papan atas.
Bagi Persis Solo, ketidakhadiran eks pemainnya tersebut harus dimanfaatkan dengan maksimal untuk mengeksploitasi sisi sayap pertahanan lawan demi meraih kemenangan perdana di bawah tekanan hebat dari manajemen dan suporter. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo