SOLOBALAPAN.COM – Masih ingat dengan Karim Rossi? Mantan bomber Persis Solo dan Dewa United ini tengah menjadi buah bibir di daratan Eropa.
Setelah sempat dianggap kurang maksimal saat berseragam Laskar Sambernyawa, striker berusia 31 tahun itu kini justru tampil impresif dan masuk dalam radar Timnas Swiss.
Karier Rossi kembali menanjak tajam sejak memperkuat klub kasta tertinggi Liga Azerbaijan, Shamakhi FK.
Ketajamannya di depan gawang lawan musim ini membuat namanya bersanding dengan jajaran penyerang elit Swiss lainnya.
Sejajar dengan Bintang Stade Rennais, Breel Embolo
Berdasarkan laporan media sepak bola Swiss, SFM Football, performa Karim Rossi musim ini sangat menonjol. Rossi tercatat telah terlibat dalam 10 gol sepanjang musim berjalan.
Catatan ini menempatkan dirinya sejajar dengan striker utama Timnas Swiss, Breel Embolo, yang kini membela Stade Rennais FC.
“Ada seorang pemain yang menyamai catatan Breel Embolo. Karim Rossi menjadi salah satu pemain Swiss paling menentukan yang bermain di divisi utama di luar negeri,” tulis laporan SFM Football.
Dalam daftar pemain Swiss paling produktif di luar negeri tersebut, Rossi berbagi posisi teratas bersama Embolo dan Filip Stojilkovic, melampaui nama-nama beken lain seperti Kwadwo Duah.
Pernah Melempem di Persis Solo, Bangkit Lawan Tim UCL
Bagi suporter di Solo, perjalanan Rossi di Stadion Manahan pada musim 2024/2025 memang tidak terlalu mentereng.
Ia hanya mampu membukukan 2 gol dari 24 penampilan, berbanding terbalik dengan statistiknya saat di Dewa United yang sukses mengemas 11 gol.
Namun, keputusannya hijrah ke Azerbaijan terbukti tepat.
Bersama Shamakhi FK, Rossi menemukan kembali sentuhan emasnya.
Salah satu momen paling fenomenal adalah saat ia berhasil menjebol gawang Qarabag FK, klub raksasa Azerbaijan yang merupakan langganan Liga Champions (UCL).
Tetap Jalin Hubungan dengan Suporter Indonesia
Meski kini sedang bersinar di Eropa dan berpeluang mencatatkan debut di tim nasional negaranya, Rossi tampaknya belum bisa move on sepenuhnya dari atmosfer sepak bola Indonesia.
Melalui akun media sosial X (Twitter) miliknya, striker bertinggi 189 cm ini masih sering terlihat berinteraksi dan membalas sapaan para suporter dari Tanah Air.
Kini, pembuktian Rossi di Liga Azerbaijan menjadi sinyal kuat bahwa dirinya belum habis.
Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin kita akan melihat eks penggawa Persis Solo ini berlaga di ajang internasional membela panji Rossocrociati (julukan Timnas Swiss). (hj/nik)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo