SOLOBALAPAN.COM – Kabar kurang sedap datang dari penggawa Persib Bandung yang tengah dipinjamkan ke Persis Solo, Febri Hariyadi.
Pemain yang akrab disapa "Bow" ini kembali harus berurusan dengan cedera lutut serius yang disinyalir merupakan masalah kambuhan dari tahun 2024 lalu.
Mendengar kabar anak asuhnya tumbang di Kota Bengawan, pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, mengaku terus memantau perkembangan pemain berusia 30 tahun tersebut.
Meski saat ini berseragam Laskar Sambernyawa, status Febri sebagai pemain pinjaman membuat Persib tetap bertanggung jawab penuh atas masa depannya.
Menunggu Hasil Second Opinion
Bojan Hodak mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan awal mengenai cedera lutut kiri (ACL dan Meniscus) yang dialami Febri saat sesi latihan bersama Persis Solo di akhir Februari 2026.
Namun, pelatih asal Kroasia itu masih menunggu kepastian medis yang lebih mendalam.
"Febri pergi menemui dokter dan kami masih menunggu. Saya belum tahu hasil dari second opinion-nya. Kami harus tahu secara pasti apa yang sebenarnya terjadi terhadapnya," ujar Bojan Hodak di Bandung, Sabtu (6/3/2026).
Keputusan Operasi Ada di Tangan Persib
Sebagai klub induk, Persib Bandung tidak ingin gegabah dalam mengambil tindakan.
Bojan menegaskan bahwa setelah hasil pemeriksaan dari tim medis Persis Solo keluar secara lengkap, barulah manajemen Pangeran Biru akan menentukan langkah selanjutnya, termasuk opsi naik meja operasi.
"Dia adalah pemain kami, dia pergi ke sana secara pinjaman. Jadi ketika kami tahu seberapa parah cederanya, baru kami menentukan apakah dia perlu melakukan operasi atau tidak," tegas pelatih berkepala plontos tersebut.
Pukulan Telak bagi Laskar Sambernyawa
Kehilangan Febri Hariyadi tentu menjadi kerugian besar bagi Persis Solo yang tengah berjuang merangkak naik dari papan bawah klasemen.
Febri yang didatangkan pada paruh musim diharapkan menjadi pembeda di lini serang, namun cedera ACL dan Meniscus memaksanya menepi lebih cepat.
Kini, fokus utama adalah pemulihan sang pemain agar bisa kembali merumput, meskipun bayang-bayang absen panjang hingga akhir musim kini menghantui karier pemain jebolan asli diklat Persib tersebut. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo