Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Misi Penyelamatan Persis Solo! Perjudian Milomir Seslija Bawa Persis Solo ke Tren Positif, Jadi Modal Lawan Persijap

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 5 Maret 2026 | 14:50 WIB

Pemain dan Staff Persis Solo.
Pemain dan Staff Persis Solo.

SOLOBALAPAN.COM – Persis Solo akhirnya sukses memutus rantai puasa kemenangan di kandang sendiri.

Menghadapi Persik Kediri dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-23, Minggu (1/3/2026), Laskar Sambernyawa menang tipis dengan skor 2-1.

Namun, yang paling mencuri perhatian ribuan pasang mata di Stadion Manahan bukanlah sekadar skor akhir, melainkan keputusan "gila" sang juru taktik, Milomir Seslija.

Pelatih asal Bosnia itu melakukan perjudian besar dengan mengganti penjaga gawang utama, Vukasin Vranes, di tengah laga.

Taktik Berani: Korbankan Kiper Demi Lini Serang

Keputusan menarik keluar Vukasin Vranes dan memasukkan Muhammad Riyandi tentu mengundang tanya, mengingat Vukasin tampil sangat solid belakangan ini.

Ternyata, Milo memiliki rencana besar di balik pergantian tak lazim tersebut.

Milo sengaja menarik kiper asingnya agar bisa memaksimalkan slot 7 pemain asing untuk tampil lebih menyerang di lini depan.

Strategi ini terbukti jitu ketika Roman Paparyha berhasil mencetak gol indah yang menjadi penentu kemenangan.

"Saya mengambil risiko. Jika Jose Mourinho bisa mengambil risiko dalam beberapa menit, saya berani mengambil risiko itu selama 45 menit. Kami butuh kemenangan dan saya memainkan 7 pemain asing di depan untuk mewujudkannya," tegas Milo kepada awak media.

Baca Juga: Persis Solo Terancam Pincang! Dimitri Lima Dihantam Cedera Hamstring Jelang Laga Tandang Kontra Persijap Jepara

Muhammad Riyandi Tampil Bak Pahlawan

Perjudian Milo makin sempurna berkat performa gemilang Muhammad Riyandi.

Masuk sebagai pengganti, kiper Timnas Indonesia itu melakukan dua penyelamatan krusial yang menentukan nasib tim.

Riyandi sukses menepis tendangan penalti Ezra Walian dan menghalau peluang emas Macan Putih di menit-menit akhir pertandingan.

Menariknya, penalti tersebut diberikan wasit setelah Altaf dianggap melakukan handsball yang berujung kartu merah.

Milo sendiri menilai keputusan penalti itu tidak tepat, namun ia menganggap penyelamatan Riyandi sebagai sebuah "keadilan".

"Mungkin itu sebuah karma untuk mereka. Saya bukan pahlawan, tapi pemain sayalah yang telah berjuang habis-habisan di lapangan," imbuh pelatih berusia 61 tahun tersebut.

Karakter Kuat dan Tantangan di Bumi Kartini

Kemenangan ini diakui Milo sebagai buah dari kerja keras dan karakter kuat yang ditunjukkan anak asuhnya selama latihan.

Pressing ketat dan mental pantang menyerah akhirnya mengembalikan keberuntungan ke pihak klub kebanggaan warga Surakarta ini.

Baca Juga: Milomir Seslija Sukses Jawab Ultimatum Manajemen dengan Kemenangan Dramatis, Puji Mental Baja Skuad Persis Solo

Meski moral tim sedang melambung, posisi Persis Solo belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi.

Tantangan berat sudah menanti di depan mata. Laskar Sambernyawa harus segera bertolak menuju Stadion Gelora Bumi Kartini untuk menantang tuan rumah Persijap Jepara, Kamis (5/3/2026).

Dengan waktu persiapan yang hanya menyisakan tiga hari, mampukah taktik cerdik Coach Milo kembali membuahkan poin penuh di kandang Laskar Kalinyamat? (hj/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#milomir seslija #misi penyelamatan #persijap #Tren Positif