SOLOBALAPAN.COM – Selasa pagi (17/2/2026), Kota Solo dikejutkan dengan kabar duka yang menggetarkan sanubari para pecinta sepak bola dan musik lokal.
Hendra Gunawan, atau yang lebih dikenal sebagai Zoelham, vokalis band The Working Class Symphony (TWCS) sekaligus pencipta anthem Persis Solo “Satu Jiwa”, telah mengembuskan napas terakhirnya.
Zoelham meninggal dunia pada pukul 05.15 WIB di Rumah Sakit PKU Sukoharjo.
Kepergian sosok yang menjadi simbol loyalitas Laskar Sambernyawa ini meninggalkan duka mendalam bagi ribuan suporter di tribun Manahan.
Identitas Abadi Persis Solo
Bagi siapa pun yang pernah menginjakkan kaki di Stadion Manahan, lagu “Satu Jiwa” bukan sekadar melodi.
Anthem ini adalah ritual suci yang dinyanyikan dengan tangan merangkul pundak satu sama lain.
Lirik yang ditulis Zoelham telah merekatkan emosi antara pemain dan suporter selama bertahun-tahun.
Manajemen Persis Solo melalui Head of Media, Bryan Barcelona, menyampaikan rasa terima kasih atas sumbangsih luar biasa almarhum.
"Mas Zul memiliki peran penting. Satu Jiwa adalah warisan berharga yang akan terus hidup bersama perjalanan klub," ungkapnya.
Penghormatan dari Seluruh Elemen
Duka yang sama juga dirasakan oleh elemen suporter. Presiden DPP Pasoepati, Jodi, mengonfirmasi bahwa keluarga besar suporter akan hadir langsung untuk memberikan penghormatan terakhir di rumah duka dan prosesi pemakaman di Astanalaya Sidomulyo, Gawanan, Sukoharjo.
“Kami sangat kehilangan. Kami akan selalu mengenang lagu Satu Jiwa ciptaan beliau yang selalu membakar semangat di tribun,” tutur Jodi.
Jejak yang Takkan Padam
Selain perannya di dunia sepak bola, Zoelham dikenal sebagai pilar utama skena musik independen Kota Bengawan.
Ia adalah pribadi yang terbuka, rendah hati, dan selalu mendukung regenerasi musisi muda di Solo.
Meski kini raga sang pencipta telah tiada, suaranya dipastikan akan tetap bergema.
Setiap kali bendera merah Persis Solo berkibar dan ribuan suara berseru lantang menyanyikan “Satu Jiwa” sebelum kick-off, di situlah Zoelham akan selalu hadir.
"Satu jiwa, satu cita, satu cinta, Persis Solo..."
Selamat jalan, Mas Zoelham. Istirahatlah dengan tenang di sisi-Nya. (jalu/dam)
Editor : Damianus Bram