SOLOBALAPAN.COM – Harapan Persis Solo untuk meraih kemenangan kandang perdana di Stadion Manahan kembali kandas.
Menjamu Madura United pada pekan ke-21 Super League, Jumat (13/2/2026), Laskar Sambernyawa harus puas bermain imbang 2-2.
Meski menyumbangkan satu gol, bek kanan asal Serbia, Dusan Mijic, secara jantan mengakui bahwa timnya gagal menjalankan instruksi pelatih Milomir Seslija dengan maksimal.
Banyak Rencana yang Tak Berjalan
Dalam sesi jumpa pers usai laga, Mijic tidak menutupi kekecewaannya.
Menurutnya, kegagalan mengeksekusi rencana permainan menjadi penyebab utama hilangnya poin penuh di kandang sendiri.
”Banyak rencana dari pelatih yang tidak berjalan baik saat lawan Madura United dan kami banyak melakukan kesalahan. Untuk laga selanjutnya, kita harus tampil lebih baik mengerahkan penampilan terbaik sesuai rencana pelatih,” tegas Dusan Mijic, dikutip dari laman resmi klub.
Secara statistik, Mijic sejatinya tampil militan dengan melepaskan tiga tembakan (dua on target) serta mencatatkan satu intersep dan satu tekel sukses.
Namun, performa individu tersebut belum cukup untuk mengangkat posisi tim dari dasar klasemen.
Sesal Milomir Seslija: Gagal Penalti dan Hilang Fokus
Pelatih Milomir Seslija juga menyoroti efektivitas permainan anak asuhnya. Pelatih yang akrab disapa Milo ini menyayangkan kegagalan eksekusi penalti dan beberapa peluang emas yang terbuang sia-sia di babak pertama.
”Di 45 menit pertama kita bermain baik. Namun kita kurang baik pada beberapa peluang yang tidak bisa dimaksimalkan seperti penalti tadi. Dan di babak kedua, kita banyak kehilangan kesempatan dan kita kebobolan karena kesalahan kami sendiri,” papar pelatih asal Bosnia-Herzegovina tersebut.
Apresiasi untuk Perjuangan dan Suporter
Meski kecewa dengan hasil akhir, Milo tetap memberikan apresiasi atas daya juang para pemain yang tetap berusaha bangkit meski dalam tekanan. Ia juga berterima kasih kepada suporter yang terus memberikan energi tambahan di tribun Manahan.
Dengan hasil ini, posisi kedua tim di klasemen sementara tidak mengalami perubahan signifikan.
Persis Solo masih tertahan di posisi ke-18 (juru kunci), sementara Madura United berada di peringkat ke-14.
Evaluasi besar kini menanti skuad Sambernyawa sebelum menatap laga krusial berikutnya demi keluar dari zona degradasi. (dam)
Editor : Damianus Bram