SOLOBALAPAN.COM – Duel bergengsi bertajuk Derby Mataram antara PSIM Yogyakarta kontra Persis Solo berakhir tanpa pemenang.
Laga pekan ke-20 Super League yang digelar di Stadion Sultan Agung, Jumat (6/2/2026), tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Sepanjang pertandingan, kedua tim saling jual beli serangan.
Persis Solo nyaris unggul di menit ke-22 melalui sundulan Irfan Jauhari, namun Cahya Supriadi tampil sigap menepis bola.
PSIM membalas lewat Nermin Haljeta dan Ezequiel Vidal, namun hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol yang tercipta.
Berikut adalah 4 fakta menarik di balik hasil imbang Derby Mataram semalam:
1. PSIM Yogyakarta Sulit Menang di Kandang
Hasil imbang ini memperpanjang catatan kurang memuaskan Laskar Mataram saat bermain di Stadion Sultan Agung.
Tim asuhan Jean-Paul van Gastel sebelumnya juga menelan kekalahan saat menjamu Persebaya Surabaya.
Terakhir kali PSIM mencicipi kemenangan kandang adalah saat menumbangkan Semen Padang dengan skor tipis 1-0.
2. Krisis Ketajaman Lini Depan PSIM
Lini serang PSIM Yogyakarta tengah dalam sorotan tajam.
Dalam tiga laga terakhir, mereka hanya mampu mengemas satu gol, itu pun melalui titik putih oleh Ze Valente.
Striker utama, Nermin Haljeta, bahkan tercatat belum mencetak gol lagi sejak Oktober 2025.
3. Persis Solo "Lupa" Cara Mencetak Gol
Masalah serupa dialami Persis Solo. Tim asuhan Milomir Seslija kini gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun.
Padahal, Laskar Sambernyawa sempat tampil produktif saat melibas Semen Padang dengan tiga gol beberapa waktu lalu.
Absennya penyelesaian akhir yang klinis membuat Persis sulit beranjak dari papan bawah.
4. Kebangkitan Lini Belakang Laskar Sambernyawa
Satu hal positif bagi Persis Solo adalah keberhasilan mereka mencatatkan clean sheet.
Ini merupakan kali pertama gawang Persis tidak kebobolan sejak terakhir kali melakukannya saat melawan Bali United pada November 2025.
Peningkatan disiplin lini belakang menjadi modal berharga bagi Persis untuk menatap laga berikutnya.
Posisi Klasemen Sementara
Dengan tambahan satu poin, PSIM Yogyakarta kini tertahan di posisi ke-7 klasemen sementara Super League.
Sementara itu, Persis Solo masih terjebak di posisi ke-18 atau dasar klasemen, berjuang keras untuk segera keluar dari zona degradasi. (dam)
Editor : Damianus Bram