SOLOBALAPAN.COM – Persis Solo resmi memperkuat tembok pertahanan mereka dengan mendatangkan dua "Serdadu Balkan" pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026.
Kiper Vukanis Vranes dan bek Dusan Mijic, duo pemain asal Serbia, resmi diperkenalkan sebagai penyelamat Laskar Sambernyawa dari jerat zona degradasi.
Langkah manajemen Persis ini mempertegas tren "Balkan Connection" di liga Indonesia, mengikuti jejak sukses Persebaya Surabaya yang lebih dulu mengandalkan kekuatan fisik dan disiplin pemain-pemain asal Eropa Tenggara.
Misi Keluar dari Zona Merah
Kedatangan Vranes dan Mijic bukan tanpa alasan. Persis Solo saat ini tengah berjuang keras untuk keluar dari zona merah klasemen sementara.
Dikutip dari laman resmi klub pada Senin (19/1/2026), kedua pemain ini diproyeksikan menjadi tulang punggung lini belakang yang selama ini dianggap rapuh.
Vukanis Vranes menegaskan kesiapannya untuk bertarung demi lambang di dada.
"Saya akan berikan 100 persen di setiap permainan dan latihan. Target pertama saya adalah membawa Persis kembali ke zona aman," ujar kiper bertinggi menjulang tersebut.
Senada dengan kompatriotnya, Dusan Mijic juga merasa bangga bisa bergabung dengan tim kebanggaan warga Solo.
Ia meminta dukungan penuh dari para penggemar agar tim bisa tampil lebih percaya diri.
"Harapan saya sangat tinggi. Kita harus disiplin dan bersatu. Saya berharap penggemar tetap bersama kami karena dukungan kalian sangat penting untuk motivasi kami," kata Mijic.
Ikuti Gaya Persebaya: Balkan Connection di Super League
Keputusan Persis Solo mendatangkan duet Serbia ini kian mempertegas kuatnya pengaruh kawasan Balkan di kompetisi musim ini.
Persebaya Surabaya sebelumnya telah membuktikan efektivitas pemain asal wilayah ini dengan deretan nama beken:
- Risto Mitrevski & Dime Dimov: Duet Makedonia Utara yang menjadi tembok kokoh di lini belakang Bajul Ijo.
- Mihailo Perović: Target man asal Montenegro yang haus gol.
- Dejan Tumbas: Pemain multifungsi asal Serbia yang bisa mengisi pos serang maupun bek kiri.
Karakter khas Balkan yang dikenal disiplin, memiliki fisik kuat, serta mental bertarung tinggi kini menjadi komoditas panas di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Ujian Pertama Kontra Borneo FC
Kontribusi nyata Vranes dan Mijic akan langsung diuji saat Persis Solo melakoni laga krusial pekan ke-18.
Laskar Sambernyawa dijadwalkan menjamu pemuncak klasemen sementara, Borneo FC, di Stadion Manahan pada Jumat (23/1/2026) pukul 15.30 WIB.
Laga ini akan menjadi pembuktian apakah "tembok Serbia" ini mampu meredam agresivitas Pesut Etam. (dam)
Editor : Damianus Bram