SOLOBALAPAN.COM – Kebanggaan warga Solo, Persis Solo, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap basis pendukung muda melalui program Persis Goes to School.
Kali ini, giliran SMAN Colomadu yang menjadi tuan rumah pada Kamis (15/1/2026), menciptakan atmosfer penuh keceriaan di lingkungan sekolah.
Hadirnya trio penggawa Laskar Sambernyawa—Yulfikar, Zulfahmi, dan Nico—menjadi magnet utama yang membuat aula sekolah dipadati ratusan siswa yang antusias menyambut idola mereka.
Suasana aula SMAN Colomadu pun mendadak pecah saat para siswa berkesempatan berinteraksi langsung dengan idola mereka.
Acara yang didukung oleh Bank Aladin ini dikemas dengan konsep yang santai dan penuh tawa melalui berbagai sesi mini games interaktif.
Mabar CODM dan Hadiah Tiket Stadion Manahan
Salah satu daya tarik utama dalam kunjungan kali ini adalah sesi Main Bareng (Mabar) gim populer Call of Duty Mobile (CODM).
Keseruan memuncak saat para pelajar beradu skill dengan para pemain Persis di layar lebar.
- Hadiah Spesial: Pelajar yang berhasil menang dalam sesi mabar tersebut tidak pulang dengan tangan hampa. Mereka mendapatkan tiket nonton gratis pertandingan Persis Solo di Stadion Manahan.
- Momen Berkesan: Bagi para siswa, ini adalah kesempatan langka bisa "adu mekanik" dengan pemain profesional.
Energi Positif bagi Laskar Sambernyawa
Yulfikar mengungkapkan bahwa agenda sekolah seperti ini memberikan penyegaran psikologis bagi para pemain.
"Menyenangkan bisa bercanda bareng adik-adik. Momen seperti ini jadi kenangan tersendiri buat kami," ujarnya.
Senada dengan itu, Zulfahmi merasa energi dari para pelajar justru menjadi amunisi semangat bagi tim.
"Antusiasme mereka luar biasa. Kami jadi ikut bersemangat menghadapi pertandingan selanjutnya," tuturnya.
Nico pun berharap program ini terus konsisten menyambangi sekolah-sekolah lain di Solo Raya, karena baginya, dukungan pelajar adalah fondasi penting bagi eksistensi klub.
Kunjungan ke SMAN Colomadu ini kembali membuktikan bahwa Persis Solo bukan sekadar klub sepak bola, melainkan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan kebanggaan warga Solo, lintas generasi. (dam)
Editor : Damianus Bram