Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kabar Duka di Tengah Kemenangan, Anggota Pasoepati Meninggal Dunia Saat Awayday ke Padang: Diduga Serangan Jantung

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 15 Januari 2026 | 17:40 WIB

DPP Pasoepati memberikan hasil penggalangan dana yang diberikan ke keluarga anggota Pasoepati Jakarta, Fajar Sri Mulyono, yang meninggal dunia saat hendak menonton Persis Solo berlaga di Padan.
DPP Pasoepati memberikan hasil penggalangan dana yang diberikan ke keluarga anggota Pasoepati Jakarta, Fajar Sri Mulyono, yang meninggal dunia saat hendak menonton Persis Solo berlaga di Padan.

SOLOBALAPAN.COM, SOLO – Euforia kemenangan dramatis Persis Solo 3-2 atas Semen Padang pada Minggu (11/1) harus dibayar dengan kabar duka mendalam.

Salah satu loyalis Laskar Sambernyawa dari korwil Pasoepati Jakarta, Fajar Sri Mulyono, meninggal dunia saat mengikuti agenda tandang (awayday) ke Padang, Sumatera Barat.

Presiden DPP Pasoepati, Arif Djodi Purnomo, menjelaskan bahwa almarhum meninggal dunia di RS Bhayangkara Padang.

Berdasarkan keterangan medis, penyebab kematian diduga akibat serangan jantung.

Jenazah Fajar kini telah dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya di Juwangi, Boyolali.

Baca Juga: Lawan Kemustahilan di Putaran Kedua, Persis Solo Bergerak Agresif di Bursa Transfer Demi Hindari Degradasi

Kronologi Kejadian

Menurut penjelasan Jodi, kondisi kesehatan Fajar memang sudah menurun sebelum kick-off pertandingan.

Galang Donasi untuk Pemulangan Jenazah

Kabar duka ini semakin pilu ketika diketahui keluarga almarhum mengalami kendala biaya untuk memulangkan jenazah.

Keluarga Fajar, di mana sang ayah sudah tiada dan ibunya menderita stroke serta gangguan penglihatan, hanya memiliki dana terbatas sekitar Rp 5 juta.

Padahal, biaya pemulangan jenazah dari Padang ke Boyolali membutuhkan dana sekitar Rp 20 juta.

Merespons hal ini, DPP Pasoepati langsung membuka donasi terbuka. Solidaritas suporter pun terbukti nyata.

"Alhamdulillah terkumpul dana sebesar Rp 23.280.000. Semua berjalan lancar, kami juga dibantu Kapolresta Padang untuk kemudahan proses," terang Jodi.

Manajemen Persis Solo, melalui Direktur Utama Ginda Ferachtriawan dan Komisaris Adityo Rimbo Galih Samudro, juga turut memberikan sumbangsih materiil sebagai bentuk belasungkawa.

Sinergi antara suporter, manajemen, dan kepolisian ini akhirnya berhasil memulangkan jenazah Fajar ke tempat peristirahatan terakhirnya dengan layak. (hj/did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#kabar duka #kemenangan #serangan jantung #meninggal dunia #pasoepati #awayday #padang #solo