SOLOBALAPAN.COM, SOLO – Euforia kemenangan dramatis Persis Solo 3-2 atas Semen Padang pada Minggu (11/1) harus dibayar dengan kabar duka mendalam.
Salah satu loyalis Laskar Sambernyawa dari korwil Pasoepati Jakarta, Fajar Sri Mulyono, meninggal dunia saat mengikuti agenda tandang (awayday) ke Padang, Sumatera Barat.
Presiden DPP Pasoepati, Arif Djodi Purnomo, menjelaskan bahwa almarhum meninggal dunia di RS Bhayangkara Padang.
Berdasarkan keterangan medis, penyebab kematian diduga akibat serangan jantung.
Jenazah Fajar kini telah dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya di Juwangi, Boyolali.
Kronologi Kejadian
Menurut penjelasan Jodi, kondisi kesehatan Fajar memang sudah menurun sebelum kick-off pertandingan.
-
Sebelum Laga: Almarhum mengeluh tidak enak badan dan memutuskan tidak masuk ke stadion. Ia memilih beristirahat di rumah kontrakan salah satu rekan suporter di Padang.
-
Pasca Laga: Saat rekan-rekannya kembali dari stadion, mereka mendapati Fajar dalam kondisi pucat dan mengalami kejang-kejang.
-
Penanganan: Fajar segera dilarikan ke RS Bhayangkara Padang, namun takdir berkata lain. Ia menghembuskan napas terakhir saat mendapat penanganan medis.
Galang Donasi untuk Pemulangan Jenazah
Kabar duka ini semakin pilu ketika diketahui keluarga almarhum mengalami kendala biaya untuk memulangkan jenazah.
Keluarga Fajar, di mana sang ayah sudah tiada dan ibunya menderita stroke serta gangguan penglihatan, hanya memiliki dana terbatas sekitar Rp 5 juta.
Padahal, biaya pemulangan jenazah dari Padang ke Boyolali membutuhkan dana sekitar Rp 20 juta.
Merespons hal ini, DPP Pasoepati langsung membuka donasi terbuka. Solidaritas suporter pun terbukti nyata.
"Alhamdulillah terkumpul dana sebesar Rp 23.280.000. Semua berjalan lancar, kami juga dibantu Kapolresta Padang untuk kemudahan proses," terang Jodi.
Manajemen Persis Solo, melalui Direktur Utama Ginda Ferachtriawan dan Komisaris Adityo Rimbo Galih Samudro, juga turut memberikan sumbangsih materiil sebagai bentuk belasungkawa.
Sinergi antara suporter, manajemen, dan kepolisian ini akhirnya berhasil memulangkan jenazah Fajar ke tempat peristirahatan terakhirnya dengan layak. (hj/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo