Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Lawan Kemustahilan di Putaran Kedua, Persis Solo Bergerak Agresif di Bursa Transfer Demi Hindari Degradasi

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 14 Januari 2026 | 16:39 WIB

Persis Solo kalah lagi lawan Persita Tangerang.
Persis Solo kalah lagi lawan Persita Tangerang.

SOLOBALAPAN.COM, SOLO – Jeda kompetisi Super League 2025/2026 menjadi momen krusial bagi Persis Solo.

Terpuruk di zona merah dengan hanya mengoleksi 10 poin dari 17 laga, manajemen Laskar Sambernyawa memutuskan untuk bergerak agresif di bursa transfer yang telah dibuka sejak 10 Januari lalu.

Evaluasi total dilakukan demi menyelamatkan tim dari jurang degradasi sebelum laga berat melawan Borneo FC pada 23 Januari mendatang.

Direktur Utama Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, menegaskan bahwa timnya tengah melakukan evaluasi menyeluruh pasca pertandingan terakhir.

Manajemen secara terbuka berkoordinasi dengan pelatih kepala, Milomir Seslija, untuk menentukan siapa saja pemain yang layak dipertahankan dan pos mana yang membutuhkan amunisi baru.

"Minggu-minggu ini akan meminta opsi dari head coach, apa yang harus diperbaiki lagi dan apa yang bisa manajemen maksimalkan," ujar Ginda.

Baca Juga: Rumor Panas Bursa Transfer: Persis Solo Dikaitkan dengan Febri Hariyadi

Sosok baru di manajemen, Yahya Alkatiri, bahkan sebelumnya telah membocorkan rencana perombakan tim yang mencakup kedatangan pemain asing baru.

Pulangkan Putra Daerah

Langkah nyata pertama dalam perombakan skuad ini adalah perekrutan Alfriyanto Nico.

Pemain sayap energik ini didatangkan dengan status pinjaman dari Persija Jakarta.

Bagi Nico, bergabung dengan Persis adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

"Alhamdulillah saya senang dan bangga bisa membela klub tanah kelahiran. Ini adalah salah satu mimpi saya dari kecil dan Alhamdulillah terwujud di musim ini," ungkap eks pemain Persis Solo Junior tersebut.

Komitmen Lawan Kemustahilan

Melalui pernyataan resmi yang dirilis Senin (12/1/2026), manajemen Persis meminta maaf atas performa buruk di paruh pertama musim.

Mereka berkomitmen melakukan perbaikan kedalaman skuad guna menunjang performa tim agar bisa bertahan di kasta tertinggi.

"Pada sisa-sisa laga yang masih harus diperjuangkan, tersemat segenap harap agar klub dan semua elemen bisa saling beriringan demi taji Sambernyawa, sekaligus bersatu melawan kemustahilan," tulis pernyataan resmi klub.

Kini, publik Kota Bengawan menanti pembuktian dari janji revolusi skuad tersebut di lapangan hijau. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#degradasi #bursa transfer #persis solo #putaran kedua #agresif