SOLOBALAPAN.COM – Persis Solo harus menelan pil pahit setelah digasak habis-habisan oleh Dewa United dengan skor telak 5-1 pada pekan ke-15 Super League 2025/2026.
Laga yang berlangsung di Banten International Stadium, Sabtu (20/12/2025), menjadi panggung penghakiman bagi lini pertahanan Laskar Sambernyawa.
Dewa United sudah menunjukkan dominasi sejak babak pertama dengan unggul 3-1 melalui aksi Alex Martins, Alexis Messidoro, dan gol bunuh diri Kodai Tanaka. Persis hanya sempat membalas lewat penalti Kodai.
Di babak kedua, Dewa United menambah derita tim tamu melalui brace Messidoro dan gol bunuh diri Zanadin Fariz.
Di balik skor mencolok tersebut, terdapat tiga fakta menarik dari para pencetak gol kedua tim:
1. Alexis Messidoro: Luka Pertama dari Sang Mantan
Laga ini menjadi momen emosional bagi Alexis Messidoro. Untuk pertama kalinya sejak meninggalkan Solo, gelandang asal Argentina ini mencetak gol ke gawang mantan timnya tersebut.
Tak tanggung-tanggung, ia langsung mencatatkan brace (dua gol) perdana musim ini. Messidoro kini telah mengoleksi 5 gol dan hanya butuh satu gol lagi untuk menyamai catatan musim lalunya.
2. Alex Martins: Menemukan Kembali Sentuhan Emas
Bomber asal Brasil, Alex Martins, mulai menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa terbaiknya.
Golnya ke gawang Persis Solo merupakan gol kelimanya musim ini, sekaligus menandai keberhasilannya mencetak gol dalam dua laga beruntun.
Alex kini sedang berupaya mengejar produktivitasnya musim lalu yang sukses mengemas 26 gol.
3. Kodai Tanaka: Penalti Perdana yang Berujung Getir
Striker Persis Solo, Kodai Tanaka, sebenarnya tampil cukup produktif secara individu.
Gol penaltinya ke gawang Dewa United merupakan gol penalti pertamanya di kasta tertinggi Indonesia.
Total, pemain asal Jepang ini sudah mengoleksi 6 gol dari 14 laga. Sayangnya, produktivitas Kodai ternoda oleh gol bunuh diri yang ia lakukan di babak pertama.
Persis Solo Makin Terpuruk di Tangan Milomir Seslija
Kemenangan ini membuat Dewa United mulai merangkak naik ke posisi 12 klasemen sementara dengan modal dua kemenangan beruntun. Sebaliknya, kondisi Persis Solo kian mengkhawatirkan.
Laskar Sambernyawa kini memperpanjang rekor buruk menjadi 13 laga tanpa kemenangan.
Kekalahan memalukan ini menunjukkan bahwa pekerjaan rumah Milomir Seslija untuk membangkitkan performa Persis Solo masih sangat menumpuk dan butuh evaluasi radikal di sisa musim. (dam)
Editor : Damianus Bram