SOLOBALAPAN.COM - Teka-teki mengenai siapa penyelamat Persis Solo di sisa musim Super League 2025/2026 akhirnya terjawab.
Manajemen Laskar Sambernyawa resmi menunjuk kembali Milomir Seslija sebagai pelatih kepala pada Selasa (16/12).
Keputusan "Cinta Lama Bersemi Kembali" (CLBK) ini diambil setelah Persis terpuruk di dasar klasemen di bawah asuhan Peter de Roo.
Coach Milo—sapaan akrabnya—kembali ke Kota Bengawan dengan beban tugas yang tidak main-main: mengangkat tim dari status juru kunci.
Tantangan Berat: Belum Pernah Menang di Kandang
Milo datang saat kondisi Kodai Tanaka dan kawan-kawan sedang babak belur. Statistik Persis musim ini sangat mengkhawatirkan:
-
Posisi: Juru Kunci (Dasar Klasemen).
-
Poin: 7 Poin dari 13 Laga.
-
Rapor: 1 Menang, 4 Seri, 8 Kalah.
-
Fakta Pahit: Belum pernah menang sekalipun di kandang sendiri.
Meski demikian, pelatih yang terakhir menangani klub Famos Vojkovici (Divisi 2 Bosnia) ini mengaku siap menghadapi tantangan tersebut.
“Saya tahu situasi di klub, tantangannya besar dan saya memutuskan untuk datang ke Solo. Kesuksesan dalam sepak bola dimulai dengan keyakinan,” tegas Milo.
Strategi Penyelamatan: Benahi Mental dan Kode Belanja Pemain
Milo tidak hanya datang dengan tangan kosong. Ia sudah memetakan masalah utama tim.
Fokus utamanya saat ini adalah membenahi aspek pengambilan keputusan (decision making) pemain di lapangan serta kemampuan teknis individu.
"Kemenangan dimulai dengan meyakinkan seluruh tim bahwa mereka memiliki apa yang dibutuhkan untuk menang," ujarnya.
Menariknya, Milo juga memberikan sinyal kuat akan adanya perombakan skuad.
Ia tidak menutup kemungkinan untuk mendatangkan amunisi baru demi menciptakan persaingan sehat di dalam tim.
“Kami membutuhkan perubahan jika ingin maju. Kami harus menciptakan persaingan yang sehat dan menambah kualitas,” paparnya, mengindikasikan potensi belanja pemain di bursa transfer paruh musim.
Pesan untuk Suporter: "Sakjose!"
Milo menyadari bahwa misi penyelamatan ini mustahil dilakukan tanpa dukungan suporter. energi positif, bukan hujatan.
"Pendukung Solo membutuhkan Persis untuk tetap berada di Liga karena cinta dan tradisi kalian... Datanglah sebanyak mungkin, bergabunglah dengan kami. Saya tahu apa yang pendukung inginkan dan bersama-sama kita bisa melakukannya, Sakjose!" tutup Milo dengan jargon khas Solo. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo