SOLOBALAPAN.COM – Teka-teki kursi pelatih kepala Persis Solo akhirnya terjawab.
Manajemen Laskar Sambernyawa resmi mengumumkan kembalinya Milomir Seslija sebagai nakhoda tim untuk mengarungi sisa kompetisi Super League 2025/2026.
Keputusan ini diambil setelah manajemen memberhentikan Peter de Roo.
Melalui akun Instagram resmi @persisofficial pada Selasa (16/12/2025), Persis menyambut hangat sang pelatih asal Bosnia tersebut.
"Welcome back, Milomir Seslija!" tulis pernyataan resmi klub yang langsung memicu antusiasme suporter di jagat maya.
Alasan di Balik Penunjukan "Milo"
Sosok yang akrab disapa Milo ini bukanlah orang baru di Stadion Manahan. Pada periode kepemimpinannya di tahun 2024, ia mencatatkan 11 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 11 kekalahan dari 23 pertandingan.
Meskipun performanya sempat fluktuatif, pemahaman mendalam Milo terhadap karakter pemain Persis menjadi nilai plus yang meyakinkan manajemen untuk memberikan kesempatan kedua.
Milo mengaku bersyukur atas kepercayaan ini. "Saya senang berada di sini," ungkap pelatih berusia 61 tahun tersebut.
3 Poin Penting Benahi Performa Sho Yamamoto dkk
Menyadari posisi tim yang saat ini sedang terpuruk di zona degradasi, mantan pelatih Arema dan PSM Makassar ini sudah menyiapkan rencana matang.
Ia menyoroti tiga poin teknis yang harus ditingkatkan oleh para pemain di lapangan:
- Pengambilan Keputusan (Decision Making): Membantu pemain agar lebih cerdik saat memegang bola maupun saat bertahan.
- Kemampuan Teknis: Mengasah kembali skill dasar pemain agar lebih efektif dalam skema permainan.
- Pemahaman Permainan (Game Intelligence): Menyelaraskan visi bermain antar lini agar organisasi tim lebih solid.
Mentalitas Jadi Prioritas Utama
Selain urusan taktik, Milo menegaskan bahwa kepercayaan diri dan mentalitas pemain adalah fondasi awal yang akan ia sentuh.
Baginya, tanpa mental yang kuat, pemain akan sulit mengeluarkan potensi terbaik mereka untuk bangkit dari keterpurukan.
Misi berat kini menanti Milomir Seslija. Tugas utamanya adalah memastikan Sho Yamamoto dan kolega menemukan kembali sentuhan kemenangan demi menjauh dari ancaman turun kasta. (dam)
Editor : Damianus Bram