SOLOBALAPAN.COM - Teka-teki mengenai siapa sosok yang akan duduk di kursi panas pelatih Persis Solo perlahan mulai terkuak.
Usai dipastikan berpisah dengan Peter de Roo, manajemen Laskar Sambernyawa kini tengah dalam tahap finalisasi untuk menunjuk juru taktik anyar guna mengarungi sisa musim Super League 2025-2026.
Satu nama besar mendadak mencuat ke permukaan.
Sosok tersebut bukan orang asing di sepak bola Indonesia, yakni mantan pemain sekaligus pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic.
Rumor Memanas: Si 'Profesor' Dilirik
Kabar merapatnya pria asal Montenegro ini pertama kali diembuskan oleh akun pengamat sepak bola @ngobrolduniabola.
Julukan "The Professor" yang melekat padanya saat masih aktif bermain kembali menggema.
“Rumor terbaru menyebut eks 'Profesor' Persib itu dilirik Persis Solo untuk memperkuat jajaran kepelatihan Laskar Sambernyawa. Belum ada konfirmasi resmi, tetapi pembicaraan disebut mulai menghangat,” tulis akun tersebut.
Rekam Jejak: Menggila di Liga Yordania
Mengapa Radovic menjadi kandidat kuat?
Ternyata, performanya belakangan ini sangat impresif. Setelah sempat melatih Persib secara singkat pada 2019 dan kembali ke Eropa, Radovic kini sedang berkarier di Timur Tengah.
Sejak 11 Januari 2025, ia menukangi klub Liga Yordania, Al Ramtha SC.
Statistiknya cukup mentereng: dalam 7 pertandingan terakhir di Jordanian Pro League, tim asuhannya tidak pernah menelan kekalahan.
Rekor unbeaten di liga asing inilah yang disinyalir membuat manajemen Persis kepincut untuk membawanya pulang ke Indonesia.
Flashback Karier di Indonesia
Bagi pencinta sepak bola nasional, Radovic adalah legenda lini tengah.
-
2011-2012: Menjadi idola Bobotoh saat berseragam Persib Bandung.
-
2012-2013: Pindah ke tetangga, Pelita Bandung Raya, sebelum pensiun.
-
2019: Sempat kembali sebagai pelatih kepala Persib Bandung, namun kerja sama berakhir singkat setelah 6 laga.
Manajemen: Tahap Finalisasi
Direktur Utama Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, mengonfirmasi bahwa proses perekrutan pelatih baru sudah hampir rampung.
Pihaknya mencari sosok yang memiliki visi jelas untuk perbaikan jangka pendek tim.
"Kami saat ini sedang memasuki tahap finalisasi untuk nakhoda anyar tim. Manajemen sudah melakukan wawancara untuk mengetahui rencana jangka pendek bagi tim, termasuk pendekatan yang akan dia pilih setibanya di Solo nanti," tegas Ginda.
Apakah "The Professor" benar-benar akan mendarat di Kota Bengawan? Patut dinantikan! (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo