SOLOBALAPAN.COM - Persiapan Persis Solo jelang laga kandang melawan PSM Makassar pada Sabtu (29/11/2025) besok diwarnai tanda tanya.
Sosok gelandang muda andalan, Zanadin Fariz, tidak terlihat batang hidungnya dalam sesi latihan tim di Lapangan Sriwaru, Rabu (27/11) lalu.
Hilangnya pemain yang akrab disapa "Ucil" ini menjadi sorotan, mengingat peran vitalnya sebagai motor serangan Laskar Sambernyawa dalam beberapa laga terakhir.
Tithan Wulung: 'Peran Zanadin Jadi Perhatian Kami'
Caretaker Persis Solo, Tithan Wulung Suryata, mengakui bahwa absennya Zanadin cukup memengaruhi persiapan tim.
Ia menilai kontribusi pemain berusia 21 tahun itu sangat signifikan, terutama saat menahan imbang PSIM Yogyakarta dan Bali United.
"Ya itu yang cukup jadi perhatian kita, karena Zanadin di 2 laga terakhir sangat memberikan efek kompetitif untuk kita," aku Tithan.
Data berbicara, Zanadin telah mencatatkan 7 penampilan (615 menit) dan menyumbang 2 assist krusial musim ini, membuktikan dirinya sebagai salah satu kreator serangan terbaik yang dimiliki Persis saat ini.
Alasan Absen: Panggilan Timnas SEA Games?
Usut punya usut, absennya Zanadin dikabarkan karena ia kembali mendapatkan panggilan negara.
Zanadin disebut masuk dalam daftar skuad Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan Indra Sjafri untuk ajang SEA Games 2025.
Meskipun PSSI belum merilis daftar resmi, Tithan Wulung memberikan sinyal konfirmasi sekaligus restu.
"(Jika benar terpanggil) semoga sukses untuk Zanadin ya, ini waktu dan tempat yang tepat untuk dia. Saya pikir dia harus diberi apresiasi dan semoga di tim nasional dia sukses dan mendapatkan medali untuk Indonesia," doa Tithan.
Siapkan Opsi Pengganti
Kehilangan Zanadin di lini tengah tentu menjadi "PR" tersendiri jelang menghadapi PSM Makassar yang sedang on fire.
Namun, Tithan memastikan bahwa ia sudah menyiapkan strategi antisipasi.
"Tapi kita sudah mengantisipasi untuk sebagai pengganti di (posisi) Zanadin, saya pikir pemain pengganti ini tidak kalah sama Zanadin," tegasnya percaya diri.
Absennya Zanadin membuka peluang bagi gelandang lain seperti Sutanto Tan atau Arapenta Poerba untuk unjuk gigi mengisi kekosongan di lini sentral Laskar Sambernyawa. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo