SOLOBALAPAN.COM - Kabar membanggakan sekaligus menguntungkan datang bagi Persis Solo.
Winger asing andalan mereka, Gervane Kastaneer, sukses mencetak sejarah dengan membawa Timnas Curacao lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi individu sang pemain, tetapi juga membawa berkah tersendiri bagi Laskar Sambernyawa.
Klub kebanggaan wong Solo ini berpotensi mendapatkan keuntungan finansial yang signifikan langsung dari FIFA.
Sejarah Baru: Negara Terkecil di Piala Dunia
Gervane Kastaneer menjadi bagian vital dari skuad Curacao yang berhasil melewati fase kualifikasi zona CONCACAF dengan gemilang.
Pencapaian ini menjadikan negara kepulauan kecil di Karibia tersebut sebagai negara terkecil yang akan tampil di ajang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Melalui akun media sosial resminya, Persis Solo turut merayakan momen bersejarah ini.
"Selamat untuk Gervane Kastaneer bersama Tim Nasional Curacao atas keberhasilannya lolos ke Piala Dunia 2026," tulis manajemen klub.
Persis Solo Dapat 'Cuan' dari FIFA Club Benefits Programme
Lolosnya Kastaneer membuat Persis Solo otomatis masuk dalam skema FIFA Club Benefits Programme (CBP).
Ini adalah program kompensasi yang diberikan FIFA kepada klub-klub yang pemainnya berlaga di Piala Dunia.
Berdasarkan data, FIFA telah menyiapkan total dana sebesar USD 355 juta (sekitar Rp5,8 triliun) untuk didistribusikan.
-
Mekanisme Pembayaran: Klub dibayar berdasarkan jumlah hari pemain berada di turnamen (termasuk masa persiapan resmi).
-
Estimasi Nominal: Berkaca pada Piala Dunia 2022, klub menerima sekitar USD 10.000 (Rp150-160 juta) per pemain per hari.
Jika Kastaneer masuk skuad final dan Curacao bertahan setidaknya di fase grup (sekitar 14-20 hari), Persis Solo berpotensi mengantongi miliaran rupiah secara cuma-cuma.
Eksposur Global untuk Laskar Sambernyawa
Selain keuntungan finansial, kehadiran Kastaneer di panggung dunia memberikan eksposur internasional yang luar biasa bagi brand Persis Solo.
Tidak banyak klub Liga Indonesia yang memiliki pemain aktif yang berlaga di Piala Dunia.
Hal ini juga berpotensi mendongkrak nilai pasar (market value) Kastaneer secara signifikan, yang menjadi aset berharga bagi manajemen Persis di bursa transfer mendatang. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo