SOLOBALAPAN.COM - Kompetisi BRI Super League 2025/2026 tengah memasuki masa rehat sejenak karena jeda internasional (FIFA Matchday).
Namun, bagi skuad Persis Solo, ini bukanlah waktu untuk bersantai.
Waktu jeda yang relatif singkat, sekitar 15 hari, dimanfaatkan secara maksimal oleh tim medis untuk menggenjot pemulihan fisik para pemain.
Setelah laga menguras emosi melawan PSIM Yogyakarta (8/11) lalu, Laskar Sambernyawa kini bersiap menghadapi tantangan berat di kandang Bali United pada 23 November 2025 mendatang.
Fokus Recovery: Tidak Ada Program yang Terlalu Khusus
Dokter Tim Persis Solo, Iwan Wahyu Utomo, menjelaskan bahwa strategi tim medis kali ini lebih bersifat pemeliharaan (maintenance) daripada perombakan fisik besar-besaran.
Hal ini dikarenakan durasi libur kompetisi yang hanya dua pekan.
"Kalau dari medis ya memang kita tidak ada program yang terlalu khusus. Mengingat memang kita kan tidak jeda terlalu lama ya, hanya dua minggu," ucap dr. Iwan.
Fokus utama tim medis dan fisioterapi saat ini adalah memastikan kestabilan kondisi fisik pemain agar tidak drop saat liga kembali bergulir.
4 Pemain Pilar Dapat Perhatian Khusus
Meskipun programnya umum, tim medis memberikan perhatian ekstra kepada deretan pemain pilar yang memiliki menit bermain sangat tinggi dan nyaris tak tergantikan.
Mereka membutuhkan program recovery dan rehabilitasi yang lebih intensif.
Dr. Iwan menyebutkan empat nama pemain yang mendapat penanganan khusus ini:
-
Sho Yamamoto (Kapten/Gelandang)
-
Kodai Tanaka (Penyerang)
-
Xandro Schenk (Bek Tengah)
-
Giovani Numberi (Bek Sayap)
"Untuk saat ini ada beberapa pemain yang memang hampir tiap pertandingan main... itu kita ada program khusus buat mereka untuk rehab, recovery, dan juga peningkatan atau maintenance untuk level fitness-nya," jelas Iwan.
Baca Juga: Update Cedera Persis Solo: Irfan Jauhari Pulih, tapi Fuad Sule Terancam Absen Jelang Tandang ke Bali
Kolaborasi dengan Pelatih Fisik
Tim medis juga berkoordinasi ketat dengan pelatih fisik untuk memastikan beban latihan seimbang.
Jika ada pemain yang mengeluh sakit atau cedera ringan, penanganan langsung dilakukan sesegera mungkin agar mereka siap tempur saat melawat ke Pulau Dewata nanti. (nis/did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo