SOLOBALAPAN.COM - Kabar membanggakan datang dari Persis Solo.
Gelandang muda potensial, Zanadin Fariz, resmi mendapat panggilan dari Tim Nasional (Timnas) U-23 Indonesia.
Pemain yang akrab disapa "Ucil" ini masuk dalam daftar 30 pemain yang disiapkan pelatih Indra Sjafri untuk pemusatan latihan (TC) jelang SEA Games 2025 di Thailand.
Meski sumringah mendapat panggilan "Garuda Calling", Zanadin sadar tantangan berat sudah menantinya.
Ia harus bersaing di kompartemen lini tengah yang disebut-sebut sebagai "grup neraka".
'Pesaing Berat Menaikkan Semangat'
Lini tengah Skuad Garuda Muda kali ini memang dihuni oleh para pemain top yang menjadi langganan di klubnya masing-masing.
Zanadin (21 tahun) harus berebut satu tempat inti dengan nama-nama mentereng seperti:
-
Ivar Jenner (FC Utrecht)
-
Arkhan Fikri (Arema FC)
-
Ananda Raehaan Alief (PSM Makassar)
-
Muhammad Rayhan Hannan (Persija Jakarta)
-
Toni Firmansyah (Persebaya Surabaya)
Alih-alih minder, persaingan ketat ini justru membakar motivasi Zanadin Fariz.
Ia menegaskan siap berjuang all out untuk membuktikan kualitasnya di hadapan coach Indra Sjafri.
"Melihat persaingan besok pasti semangat. Di lini tengah, semua pesaing pasti berat. Apalagi ada banyak pemain-pemain yang main reguler (di klub masing-masing)," tegas Zanadin.
"Ya menurut saya ini sesuatu yang menaikkan semangat untuk selalu bersaing," lanjutnya.
Buah dari Kerja Keras di Persis Solo
Pemanggilan ini adalah buah dari kerja keras Zanadin yang berhasil "naik kelas" di Persis Solo musim ini.
Sempat dicadangkan di tiga pertandingan awal, ia perlahan merebut kepercayaan pelatih.
Hingga pekan ke-12, Zanadin telah mencatatkan tujuh penampilan (532 menit) di Super League dan sukses menyumbangkan dua assist krusial, salah satunya di laga sarat gengsi Derby Mataram.
Agenda Padat Menanti
Zanadin akan segera bergabung dengan TC Timnas U-23 dan dijadwalkan melakoni dua laga uji coba internasional melawan Mali (15 & 18 November) di Stadion Pakansari, Bogor.
Skuad ini disiapkan untuk SEA Games 2025 di Thailand yang akan bergulir pada 3-18 Desember mendatang.
Indonesia tergabung di Grup C bersama Singapura, Myanmar, dan Filipina, dengan misi berat mempertahankan medali emas yang diraih pada edisi 2023 lalu. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo