Persis Solo Kian Terpuruk, Sang Gelandang Fuad Sule Tolak Salahkan Tim: 'Pemain Sudah Beri 100 Persen'
Mannisa Elfira• Rabu, 5 November 2025 | 05:11 WIB
Fuad Sule gabung Persis Solo.
SOLOBALAPAN.COM – Laga comeback yang sangat dinantikan itu berakhir dengan kekecewaan.
Kembalinya Fuad Sule ke lini tengah ternyata belum mampu memutus rantai negatif Persis Solo, yang kembali harus menelan kekalahan menyakitkan 1-2 dari tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (2/11) malam.
Kekalahan ini memperpanjang rekor puasa kemenangan Laskar Sambernyawa menjadi sembilan pertandingan beruntun, membuat tim semakin terpuruk di zona degradasi (peringkat ke-17).
Meski kecewa berat, Fuad Sule, yang melakoni laga perdananya usai skorsing FIFA, menolak untuk menyerah pada keadaan.
'Kami Datang untuk Tiga Poin'
Fuad Sule, yang harus absen selama sembilan pertandingan (tiga bulan) akibat sanksi, tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya.
Ia menegaskan bahwa para pemain datang ke Surabaya dengan mentalitas untuk menang, bukan sekadar mencari hasil imbang.
“Kami sangat kecewa pada hasil ini. Kami datang untuk tiga poin. Anda bisa melihat dari babak pertama bagaimana kami menunjukkan bahwa kami ingin mencoba memenangkan pertandingan,” ucap Fuad Sule usai laga.
Persis Solo memang sempat tampil mengejutkan dan unggul lebih dulu melalui gol Kodai Tanaka (15').
Namun, keunggulan itu sirna setelah Persebaya mencetak dua gol balasan melalui Mihailo Perović (45+2’) dan Francisco Rivera (51’).
Analisis: Kalah karena 'Margin Kecil'
Menurut gelandang asal Irlandia tersebut, kekalahan timnya terjadi karena kesalahan-kesalahan kecil yang seharusnya bisa dihindari.
Ia menilai dua gol Persebaya adalah murni kesalahan timnya sendiri.
"Kami sebenarnya punya peluang untuk menciptakan jarak, tapi gagal memanfaatkannya...
Dua gol yang kami terima, menurut saya, seharusnya bisa dihindari. Margin-margin kecil itu terasa sangat menentukan bagi kami saat ini,” beber Fuad.
'Saya Percaya Keadaan Akan Berubah'
Meski atmosfer di ruang ganti sedang suram akibat terpuruk di peringkat ke-17, Fuad Sule tetap menyuntikkan optimisme.
Ia menegaskan bahwa seluruh pemain telah berjuang 100 persen dan meminta semua elemen tim untuk tetap bersatu.
"Sepak bola adalah permainan yang lucu. Ketika Anda berada di bawah, Anda berada di posisi terbawah. Momen-momen seperti ini tidak berjalan sesuai dengan apa yang kami mau,” lanjutnya.
“Kami tetap berpegang pada prinsip yang diinginkan pelatih. Saya percaya sepenuhnya keadaan akan berubah dan segalanya akan menjadi lebih baik...
Saya pikir kita semua harus tetap bersatu dan terus berjalan ke arah yang benar,” pungkasnya.
Kembalinya Fuad Sule diharapkan menjadi titik balik, namun kekalahan ini membuktikan bahwa PR Laskar Sambernyawa masih sangat banyak untuk bisa keluar dari situasi kelam ini. (did)